Meski Atletico Madrid akan menginjakkan kaki di Spotify Camp Nou malam ini dengan modal keunggulan agregat 4-0 atas Barcelona, Diego Simeone itu menegaskan bahwa tiket final Copa del Rey 2025-26 masih jauh dari genggaman.

Kemenangan telak di Riyadh Air Metropolitano pada leg pertama, yang diwarnai oleh gol-masing dari Antoine Griezmann, Ademola Lookman, Julián Álvarez, dan gol bunuh diri Eric Garcia, memang menempatkan satu kaki Los Colchoneros di partai puncak. Namun, Simeone justru mengirimkan pesan peringatan keras kepada anak asuhnya: disiplin adalah harga mati.

Menghormati Sang Juara Bertahan

Menjelang laga tersebut, Simeone menolak anggapan bahwa laga ini hanyalah formalitas. 

Baginya, menghadapi Barcelona di kandang mereka selalu menjadi ujian mental yang berat, terlebih sang lawan adalah juara bertahan kompetisi ini.

Baca juga: Hattrick Sørloth Bawa Atleti ke 16 Besar Liga Champions

"Kami sedang memikirkan pertandingan yang akan datang, melawan lawan yang sangat bagus, yang bermain menyerang, terbuka, dan bermain sebagai tim, menjadikan mereka salah satu tim paling kompetitif di LaLiga dan di Eropa," kata Simeone.

Simeone sangat menyadari bahwa Barcelona baru saja menghancurkan Villarreal 4-1 di La Liga, sebuah hasil yang memicu pembicaraan tentang potensi Remontada lainnya di tanah Catalan. 

Baginya, satu-satunya cara untuk meredam api semangat Barca adalah dengan menjaga struktur pertahanan yang tanpa celah.

Simeone Optimis

Atletico Madrid mungkin jauh tertinggal dalam perebutan gelar LaLiga, tetapi mereka mengalahkan Club Brugge 4-1 di Liga Champions pekan lalu dan, di atas kertas, memiliki undian babak 16 besar yang menguntungkan melawan Tottenham yang sedang kesulitan di Premier League.

Trofi besar terakhir klub adalah gelar liga pada musim 2020-21, tetapi Simeone optimis tentang harapan mereka di berbagai ajang.

"Kami bermain bagus di Copa, bermain bagus di Liga Champions… Banyak skenario yang mungkin terjadi," ujarnya.

"Kami merasa nyaman dengan posisi kami saat ini, karena kami berjuang untuk apa yang kami inginkan.

"Saya memberikan segalanya sebagai pemain, dan sekarang saya tidak lagi berada di lapangan, saya ingin memberi tahu para pemain bahwa memainkan pertandingan seperti ini sungguh luar biasa.

"Anda perlu bermain dengan kualitas, bakat, keyakinan, kepemimpinan, dan yang terpenting, tekad."

Baca juga: Atletico Hancurkan Barcelona 4-0, Satu Kaki di Final Copa del Rey

Tantangan Hadapi Yamal

Meski Atletik adalah favorit utama untuk melaju ke pertandingan puncak melawan Real Sociedad atau Athletic Club, ada satu pemain yang mampu menghentikan mereka, yaitu Lamine Yamal.

Yamal mencetak hat-trick saat Barca mengalahkan Villarreal 4-1, hasil yang menguntungkan Atleti saat mereka berjuang melawan Kapal Selam Kuning untuk finis di posisi ketiga.

"Dia pemain yang sangat bagus, pengubah permainan, terutama di sepertiga akhir lapangan," puji Simeone.

"Tetapi jika kita bisa menyerang dari sisi itu, kita bisa memaksanya ke area di mana dia merasa paling tidak nyaman, yaitu bertahan."

Jika Atletico mampu menjaga gawang mereka tetap bersih dalam 30 menit pertama, harapan Barcelona untuk melakukan keajaiban kemungkinan besar akan pupus. 

Namun, jika Barca mampu mencetak gol cepat, kita mungkin akan menyaksikan salah satu malam paling dramatis dalam sejarah Copa del Rey.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!