Simeone Sesali Provokasi ke Vinicius, Tapi Ogah Minta Maaf
Manajer Atletico Madrid, Diego Simeone, akhirnya angkat bicara terkait aksi provokatifnya di pinggir lapangan saat timnya ditumbangkan Real Madrid di semifinal Piala Super Spanyol di Arab Saudi. Pria berjuluk El Cholo tersebut menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Vinicius Jr. dan Presiden Real Madrid, Florentino Perez, meski tetap dengan gaya kerasnya yang khas.
Insiden tersebut terjadi saat Real Madrid menang 2-1 atas Atletico pekan lalu. Kamera menangkap Simeone berulang kali memprovokasi Vinicius dari teknikal area, bahkan dikabarkan melontarkan kalimat pedas: "Florentino akan mendepakmu—ingat apa yang kukatakan," merujuk pada spekulasi masa depan sang winger di Santiago Bernabeu.
Permintaan Maaf yang Tidak Lazim
Berbicara menjelang laga babak 16 besar Copa del Rey melawan Deportivo La Coruna, Simeone mengakui bahwa perilakunya tidak memberikan contoh yang baik. Namun, ia menarik garis tegas antara mengakui kesalahan dan memohon pengampunan.
"Saya ingin meminta maaf kepada Bapak Florentino dan Bapak Vinicius atas insiden yang mereka saksikan," ujar Simeone di hadapan para jurnalis pada Senin (12/1/2026). "Adalah kesalahan saya menempatkan diri dalam posisi tersebut, dan saya menerima bahwa itu salah."
"Saya ingin meminta maaf kepada Tuan Florentino dan Tuan Vinícius atas insiden yang mereka saksikan," kata Simeone. "Saya salah menempatkan diri saya dalam posisi itu, dan saya mengakui bahwa itu salah. Tim yang menang pantas lolos; mereka pantas lolos."
Baca juga: Real Madrid Melaju ke Final Usai Bungkam Atletico dalam Derby Sengit di Jeddah
Namun, ketika ditekan apakah perilakunya telah melewati batas sportivitas, Simeone memberikan jawaban yang dingin. "Saya meminta maaf, tetapi saya tidak memohon ampun. Saya tidak punya hal lain untuk ditambahkan,” tambahnya.
Kronologi Menit-Menit Panas di Riyadh
Ketegangan memuncak pada babak kedua saat Vinicius Jr. ditarik keluar lapangan. Di tengah cemoohan dari sebagian penonton, Simeone terlihat tertawa dan memberikan gestur mendengarkan ke arah tribun, seolah merayakan tekanan yang diterima oleh pemain asal Brasil tersebut.
Aksi ini memicu kemarahan dari kubu Real Madrid. Pelatih Los Blancos, Xabi Alonso, bahkan sempat mengintervensi di pinggir lapangan dan menyebut perilaku kolega seniornya itu tidak bisa diterima dan kurang menjunjung tinggi nilai fair play.
Baca juga: Atletico Madrid Ditahan Imbang 1-1 Lawan Real Sociedad
Vinicius Jr. Membalas di Lapangan
Meski menjadi sasaran provokasi Simeone, Vinicius Jr. justru membuktikan kelasnya. Setelah membantu Madrid menyingkirkan Atletico, ia mencetak gol spektakuler di laga final meski akhirnya Real Madrid harus mengakui keunggulan Barcelona dengan skor 3-2.
Kini, fokus Simeone beralih untuk menyelamatkan musim Atletico Madrid. Saat ini, Los Colchoneros tertahan di peringkat keempat klasemen La Liga, tertinggal 11 poin dari Barcelona. Dengan permintaan maaf setengah hati ini, hubungan antara kedua klub Madrid tersebut diprediksi akan semakin panas menjelang pertemuan mereka berikutnya di kompetisi domestik.