Mencapai partai puncak Piala Dunia adalah sebuah pencapaian luar biasa yang didambakan setiap pemain profesional, namun menjadi pihak yang kalah di pertandingan pamungkas tersebut menghadirkan luka psikologis yang tidak akan pernah bisa dihapus dari sejarah. Selama beberapa dekade, tim nasional Jerman berdiri sendirian sebagai negara yang paling sering menelan kepahitan di final. 

Lanskap sejarah tersebut baru saja bergeser secara dramatis menyusul berakhirnya pergelaran Piala Dunia 2026. Saat ini, Jerman tidak lagi menangis sendirian di puncak klasemen patah hati, karena Argentina secara resmi telah menyamai rekor sebagai negara dengan jumlah runner-up terbanyak di dunia, yakni empat kali.  

Tragedi Ekstra Time di Panggung 2026

Menjelang final Piala Dunia 2026 yang berlangsung Juli lalu, Argentina turun ke lapangan dengan ambisi besar untuk mempertahankan mahkota juara dunia yang mereka raih pada 2022. Namun, pertandingan sengit melawan Spanyol harus berakhir menjadi mimpi buruk bagi skuad Tango. 

Baca juga: Siapa Negara yang Paling Sering Masuk Semifinal Piala Dunia

Kekalahan tipis 0-1 melalui babak perpanjangan waktu tidak hanya memastikan Spanyol merengkuh gelar kedua mereka, melainkan juga memaksa Argentina untuk menelan kekalahan final keempat mereka sepanjang sejarah bergulirnya kompetisi ini.  

Sebelum tragedi 2026, kegagalan Argentina di partai puncak terjadi pada edisi perdana tahun 1930 melawan Uruguay, disusul oleh dua kekalahan menyakitkan dari tim yang kini berbagi takhta rekor dengan mereka, yakni Jerman (saat itu Jerman Barat), pada final 1990 dan 2014.  

Kutukan Konsistensi Mesin Turnamen Eropa

Bagi Jerman, menembus babak final tampaknya sudah menjadi sebuah rutinitas taktis yang mengakar kuat. Die Mannschaft sering kali diklasifikasikan sebagai "mesin turnamen" berkat kemampuan mereka mendominasi fase gugur terlepas dari kekuatan individu skuad di era tertentu. Sayangnya, dominasi kelolosan tersebut juga berbanding lurus dengan jumlah kegagalan mereka di garis finis akhir.  

Baca juga: Siapa Negara yang Paling Sering Masuk Final Piala Dunia

Jerman pertama kali merasakan kekalahan di final pada tahun 1966 saat menghadapi rintangan kontroversial melawan tuan rumah Inggris. Kepahitan tersebut berlanjut pada tahun 1982 saat takluk dari Italia, disusul oleh kekalahan dari Argentina yang dipimpin oleh sang legenda Diego Maradona pada tahun 1986. 

Kegagalan pamungkas mereka terjadi pada tahun 2002 ketika dominasi Oliver Kahn di bawah mistar gawang gagal membendung magis lini depan Brasil.  

Untuk memetakan dominasi kesedihan di panggung elit ini, berikut adalah daftar negara dengan rekor runner-up terbanyak sepanjang masa:

PeringkatNegaraJumlah Runner-upTahun Kegagalan di Final
1Jerman 41966, 1982, 1986, 2002
1Argentina 41930, 1990, 2014, 2026
3Belanda 31974, 1978, 2010
4Brasil 21950, 1998
4Italia 21970, 1994
4Prancis 22006, 2022
4Hungaria 21938, 1954
4Cekoslowakia21934, 1962
5Swedia11958
5Kroasia12018

Sang Juara Tanpa Mahkota: Belanda

Meskipun Jerman dan Argentina secara mutlak memimpin statistik sebagai pengoleksi posisi kedua terbanyak di muka bumi, rasa sakit kedua belah pihak sedikit terobati dengan fakta bahwa mereka telah berhasil memenangkan turnamen dengan gagah berani di tahun-tahun lainnya, Jerman memiliki 4 gelar dan Argentina meraih 3 gelar.  

Baca juga: Siapa Negara dengan Penampilan Piala Dunia Terbanyak

Narasi paling tragis justru masih disandang oleh Belanda. Menempati peringkat ketiga dengan raihan 3 status runner-up hasil dari patah hati di tahun 1974, 1978, dan 2010, skuad Oranje menanggung beban sejarah sebagai satu-satunya negara raksasa di papan atas daftar ini yang belum pernah sekalipun mengangkat trofi emas Piala Dunia.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!