Aston Villa berhasil mengamankan kemenangan krusial 2-1 atas BSC Young Boys di Villa Park pada Jumat (28/11) dini hari WIB, berkat brace yang dicetak oleh penyerang Belanda, Donyell Malen, pada babak pertama. Hasil ini memperkuat posisi pasukan Unai Emery di fase liga UEFA Europa League, membawa mereka mengumpulkan 12 poin dan selangkah lebih dekat menuju kualifikasi langsung ke Babak 16 Besar.

Namun, malam itu sempat diwarnai insiden tidak menyenangkan ketika pertandingan dihentikan sementara karena kericuhan di tribun suporter tim tamu, yang juga menyebabkan Malen terkena lemparan benda dari penonton setelah gol pembuka.

Dua Gol Cepat Malen

Kontrol Villa atas tim tamu dari Swiss ini mutlak pada 45 menit pertama, dengan tim tuan rumah mendominasi baik dalam penguasaan bola maupun penciptaan peluang.

Gol pembuka, yang terasa tak terhindarkan, tiba pada menit ke-27. Kapten malam itu, Youri Tielemans, melepaskan umpan silang melengkung yang sangat akurat dari sisi kanan. 

Malen, menunjukkan timing dan akurasi sundulan yang luar biasa, mengarahkan bola rendah ke sudut gawang tanpa bisa dijangkau kiper Young Boys, Marvin Keller.

Baca juga: Morgan Rogers Teken Kontrak Hingga 2031, Aston Villa Amankan Pilar Masa Depan

Pemain internasional Belanda ini melengkapi brace-nya tepat sebelum jeda pada menit ke-42. Sebuah kombinasi tim yang brilian diawali dengan Morgan Rogers yang melakukan penetrasi kuat di lini tengah sebelum melepaskan umpan terobosan terukur untuk Malen. Sang penyerang melakukan satu sentuhan untuk bergeser ke dalam dan melepaskan tembakan terarah, melewati kiper untuk mengubah skor menjadi 2-0 saat turun minum.

Dominasi Villa tergambar jelas dalam statistik: Young Boys gagal mencatatkan satu pun tembakan di babak pertama.

Gol Penghibur Young Boys

Babak kedua dimulai dengan Villa yang terus menekan untuk mencari gol ketiga. Malen sempat mencetak gol ketiganya yang dianulir karena offside pada Rogers, dan Jadon Sancho juga digagalkan oleh penyelamatan cerdas dari Keller.

Young Boys sempat mengira mereka menemukan jalan untuk mengejar pada menit ke-70 ketika pemain pengganti Chris Bedia mencetak gol, tetapi gol tersebut akhirnya dibatalkan setelah tinjauan VAR yang panjang karena offside dalam proses pembangunan serangan.

Ketenangan Villa sedikit menurun pada menit-menit akhir, dan tim tamu memanfaatkan momen ini pada menit ke-90. Umpan lambung ke belakang pertahanan disambut oleh pemain pengganti Joel Monteiro, yang menunjukkan kontrol dada yang impresif sebelum melepaskan tendangan voli keras melewati Emiliano Martínez. 

Gol telat itu menjadi satu-satunya tembakan tepat sasaran yang dihadapi kiper Argentina tersebut sepanjang malam. Meskipun harus melalui waktu tambahan yang menegangkan, anak asuh Emery berhasil mengamankan tiga poin penting.

Baca juga: Villa Bungkam Maccabi Tel Aviv 2-0 di Tengah Gejolak

Jalan Kualifikasi Makin Terang

Kemenangan ini, yang keempat bagi Villa dalam lima pertandingan fase liga, mengangkat mereka untuk sementara di klasemen dengan 12 poin. Dengan hanya tiga hari pertandingan tersisa dalam format baru kompetisi ini, The Villans kini berada dalam posisi yang sangat baik untuk finis di antara delapan tim teratas dan mengamankan tempat yang didambakan langsung di Babak 16 Besar.

Emery pasti akan memuji karakter skuadnya, yang harus menjaga fokus melalui dua kali penghentian pertandingan, termasuk insiden tidak menyenangkan yang melibatkan Malen. Namun, penampilan klinis sang penyerang akan menjadi berita utama, melanjutkan performa impresifnya di kompetisi Eropa musim ini.

Ujian Eropa Aston Villa berikutnya akan membawa mereka ke Basel pada awal Desember.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!