Europa League: Bologna Imbang 2-2 Lawan 10 Pemain Celtic
Sebuah malam yang penuh drama tersaji di Stadio Renato Dall’Ara dalam lanjutan fase liga Liga Europa 2025-26. Bologna berhasil bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk memaksakan hasil imbang 2-2 melawan raksasa Skotlandia, Celtic, yang harus bermain dengan sepuluh orang sejak pertengahan babak pertama.
Pertandingan ini awalnya tampak akan menjadi malam yang kelam bagi pendukung tuan rumah, sebelum semangat pantang menyerah anak asuh Vincenzo Italiano mengubah atmosfer stadion menjadi penuh gairah di babak kedua.
Kejutan Awal The Hoops
Celtic memulai laga dengan intensitas tinggi yang mengejutkan lini pertahanan Rossoblù. Baru lima menit laga berjalan, Reo Hatate membungkam publik tuan rumah.
Gol tersebut berawal dari kesalahan umpan Lukasz Skorupski yang memberikan bola kepada Daizen Maeda. Ia kemudian menyodorkan bola kepada Hatate untuk membawa Celtic unggul 1-0.
Baca juga: Celtic Pecat Wilfried Nancy Setelah 33 Hari, Martin O'neill Kembali Hingga Akhir Musim
Namun, drama sesungguhnya baru dimulai pada menit ke-34. Hatate, yang sebelumnya sudah mengantongi kartu kuning, menerima kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran ceroboh. Pengusiran ini memaksa pelatih Martin O’Neill untuk merombak strategi demi mempertahankan keunggulan dengan sepuluh pemain.
Ironisnya, meski kalah jumlah pemain, Celtic justru mampu menggandakan keunggulan sesaat sebelum turun minum. Auston Trusty melompat paling tinggi untuk menyambut tendangan bebas Arne Engels, mengirim bola merobek jala Skorupski pada menit ke-40. Skor 2-0 bertahan hingga jeda.
Kebangkitan Rossoblù
Memasuki babak kedua, Bologna tampil menekan habis-habisan. Keunggulan jumlah pemain mulai terasa saat tuan rumah mendominasi penguasaan bola dan mengurung Celtic di area pertahanan mereka sendiri.
Asa Bologna bangkit di menit ke-58 ketika penyerang andalan mereka, Thijs Dallinga, mencetak gol lewat sundulan tajam yang membuat skor menjadi 1-2. Gol tersebut menjadi pemicu semangat bagi tim kota pendidikan ini untuk terus membombardir pertahanan lawan.
Puncaknya terjadi pada menit ke-72. Jonathan Rowe menunjukkan aksi individu gemilang sebelum melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu membuat Kasper Schmeichel terdiam. Skor berubah menjadi 2-2, dan Dall’Ara pun bergemuruh.
Baca juga: Inter Milan Kembali ke Puncak: Lautaro Menginspirasi Kemenangan 3-1 atas Bologna
Peluang Terbuang atau Poin Berharga?
Di sisa waktu pertandingan, Bologna berusaha keras mencari gol kemenangan. Nikola Moro dan Riccardo Orsolini beberapa kali mengancam gawang Celtic, namun skor bertahan 2-2 hingga peluit akhir.
Hasil ini membuat Bologna kini mengoleksi 12 poin dari tujuh pertandingan dan berada di posisi ke-15 sementara Celtic masih harus berjuang keras di posisi ke-24 dengan 8 poin untuk menjaga peluang lolos ke babak sistem gugur. Bagi Italiano, ini adalah bukti karakter timnya, meski ia tentu akan menyesali start buruk yang membuat mereka harus bersusah payah mengejar ketertinggalan.