Pelatih anyar tim nasional Belanda, Xavi Hernández, menyatakan kepuasannya atas pekan pertama masa kepemimpinannya setelah berhasil mengamankan empat poin dari dua laga awal. Namun, mantan legenda Barcelona dan timnas Spanyol tersebut menegaskan bahwa skuad Oranje wajib meningkatkan agresivitas serta efektivitas permainan menyerang pada dua laga UEFA Nations League mendatang.   

Mengawali eranya di kursi kepelatihan Belanda, Xavi membawa anak asuhnya menahan imbang Jerman 1-1 di Amsterdam sebelum meraih kemenangan perdana 2-1 atas Serbia di Beograd lewat sepasang gol penyerang muda Mexx Meerdink. Kendati memberikan apresiasi atas adaptasi cepat para pemain terhadap skema permainan, juru taktik berusia 46 tahun itu menilai potensi lini serang timnya masih bisa digali lebih jauh.   

Evaluasi Taktis dan Tuntutan Variasi Serangan

Xavi memberikan catatan khusus terkait keputusan para pemain saat menguasai bola di wilayah pertahanan lawan. Ia menilai lini depan Belanda masih sering melewatkan momentum berharga untuk mengeksploitasi celah di lini belakang musuh.

"Meraih tiga poin selalu menjadi hal yang paling penting, dan saya senang kami berhasil melakukannya. Namun, kami perlu bermain lebih baik karena, terutama di babak pertama, kami tidak melakukan tekanan dengan baik," kata Xavi.

Baca juga: Gol Gakpo Gagalkan Debut Manis Klopp, Belanda Curi Satu Poin Lawan Jerman

"Meski demikian, saya sangat puas setelah menjalani satu minggu kerja keras."

Kendati demikian, Xavi tetap optimis dengan prospek jangka panjang skuadnya. Ia menekankan bahwa hal paling krusial pada fase transisi ini adalah kenyamanan para pemain dalam struktur taktik baru serta konsistensi tim dalam menciptakan peluang emas.

"Sebagai contoh, ada banyak momen ketika kami perlu memanfaatkan ruang kosong, namun kami tidak melakukannya. Itu adalah hal yang perlu kami perbaiki. Begitu pula dengan aspek-aspek seperti memperlebar permainan dan mengalirkan bola dengan lebih cepat," tambahnya.

"Namun, yang terpenting adalah kami mampu menciptakan banyak peluang. Para pemain merasa nyaman di lapangan dengan struktur permainan yang kami terapkan, jadi banyak hal juga berjalan dengan baik."

Performa Meerdink dan Tantangan Laga Berikutnya

Di tengah evaluasi taktis tersebut, penyerang AZ Alkmaar, Mexx Meerdink, menjadi sorotan positif. Pemain muda itu dipuji Xavi bukan hanya karena sepasang gol penentunya di Beograd, melainkan juga etos kerja serta pemahamannya yang cepat terhadap skema pressing yang diinginkan tim pelatih.

"Mexx adalah pekerja keras yang sangat gigih dan memahami bagaimana kami ingin bermain," puji Xavi.

Baca juga: Serbia 1-2 Belanda: Brace Meerdink Bawa Kemenangan Perdana Xavi

"Dia membantu tim lebih dari sekadar lewat gol-golnya—meskipun gol-gol itu tentu saja sangat membantu. Kontribusinya bagi tim sungguh luar biasa."

Tantangan berikutnya bagi kepemimpinan Xavi dipastikan semakin berat. Tim nasional Belanda dijadwalkan melakoni laga tandang menghadapi Yunani di Thessaloniki pada Jumat mendatang, sebelum kembali ke kandang untuk menjamu Serbia di Eindhoven pada hari Senin. Xavi berharap perbaikan variasi serangan yang ia instruksikan dapat langsung terwujud demi mengamankan posisi puncak di grup UEFA Nations League.   

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!