Dalam pertandingan bertempo tinggi yang diwarnai drama VAR, konflik taktis, dan reuni emosional di pinggir lapangan, Cody Gakpo menjadi mimpi buruk bagi mantan pelatih klubnya, Jürgen Klopp. Gol voli dramatis Gakpo pada menit ke-92 memastikan hasil imbang 1-1 untuk Belanda saat menjamu Jerman di Johan Cruijff Arena pada Jumat (25/9) dini hari WIB.

Laga pembuka Grup B UEFA Nations League ini menyajikan duel perdana dua pelatih anyar di level internasional. Xavi Hernández melakoni debutnya mengarsiteki skuad Oranje, sementara Klopp menandai penampilan perdananya bersama Die Mannschaft. Jerman sempat berada di atas angin setelah unggul lewat gol kontroversial Felix Nmecha di babak pertama, sebelum volley menit akhir Gakpo menyelamatkan muka tuan rumah yang tampil sangat dominan sepanjang babak kedua.

Kontroversi VAR dan Gol Pembuka Nmecha

Tuan rumah sebenarnya sempat bersorak pada menit ke-16 ketika kapten Virgil van Dijk menyundul bola masuk ke gawang memanfaatkan skema tendangan penjuru. 

Namun, kegembiraan publik Amsterdam tak bertahan lama setelah peninjauan VAR menganulir gol tersebut akibat pelanggaran yang dilakukan striker Brian Brobbey terhadap kiper Marc ter Stegen di dalam kotak penalti.

Baca juga: Klopp Enggan Obral Janji Jelang Debut Bersama Jerman Kontra Belanda

Atmosfer pertandingan kian memanas memasuki paruh jam permainan saat Brobbey mengalami cedera hamstring. Ketika penyerang Belanda itu terkapar di lapangan, para pemain Jerman memilih untuk terus melanjutkan permainan dan melancarkan serangan cepat ke lini belakang tuan rumah yang belum siap. 

Felix Nmecha memanfaatkan celah tersebut untuk menaklukkan Bart Verbruggen pada menit ke-32, membawa tim asuhan Klopp unggul di tengah protes keras suporter tuan rumah. Brobbey langsung ditarik keluar digantikan Mexx Meerdink, menyusul Kai Havertz yang juga harus digantikan lebih awal oleh pihak Jerman akibat masalah otot.

Aksi Heroik Ter Stegen dan Gol Penyeimbang 

Babak kedua sepenuhnya menjadi milik anak-asuh Xavi. Belanda menguasai 54 persen penguasaan bola dan melepaskan total 22 tembakan. 

Kendati demikian, kiper Jerman Marc-André ter Stegen tampil luar biasa di bawah tekanan hebat, melakukan tujuh penyelamatan krusial untuk menggagalkan tembakan jarak jauh Joey Veerman dan peluang jarak dekat Mexx Meerdink.

Saat Jerman tampaknya akan mengamankan kemenangan tandang yang amat berharga, Belanda berhasil mencetak gol penyeimbang di masa pertambahan waktu. 

Baca juga: Xavi Janjikan Wajah Baru Timnas Belanda Jelang Debut Sebagai Pelatih

Pemain pengganti Ruben van Bommel mengirimkan umpan silang terukur ke tiang jauh melalui kaki luarnya, yang disambut dengan tembakan voli ciamik oleh Gakpo tanpa mampu dijangkau Ter Stegen. Gol tersebut meletupkan gemuruh perayaan di Amsterdam dan memastikan kedua raksasa Eropa ini harus puas berbagi angka.

Hasil imbang ini membuat kedua tim sama-sama mengoleksi satu poin di Grup B, berada di belakang Yunani yang menguasai puncak klasemen sementara.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!