Ketenaran kilat di panggung terbesar sepak bola dunia kerap menjadi impian banyak atlet, namun bagi Josimar Dias, yang lebih dikenal sebagai Vozinha, popularitas mendadak justru terasa seperti beban berat. Penjaga gawang veteran Tanjung Verde yang tampil heroik di Piala Dunia itu mengungkapkan secara terbuka bahwa dirinya sangat merindukan "kedamaian dan ketenangan" dari kehidupan anonim yang ia jalani sebelum disorot kamera internasional.   

Kiper berusia 40 tahun itu mendadak menjadi fenomena global setelah penampilan luar biasanya menahan imbang juara dunia Spanyol 0-0 pada laga debut Tanjung Verde di fase grup. Tujuh penyelamatan krusial yang ia catatkan di laga tersebut memicu ledakan perhatian di media sosial. Pengikut akun Instagram-nya yang semula hanya berkisar 56.000 mendadak melonjak melampaui satu juta dalam hitungan jam, sebelum akhirnya terus meroket.   

Harga Mahal Sebuah Ketenaran Instan

Dalam wawancara mendalam bersama surat kabar The Observer, kiper yang kini membela klub Chile, Colo-Colo, itu mengaku bahwa hilangnya privasi secara tiba-tiba telah mengubah ritme hidup sehari-harinya secara drastis. 

Ke mana pun ia melangkah, sorotan publik dan kejaran penggemar kini menjadi pemandangan tak terelakkan.   

"Saya telah kehilangan kedamaian dan ketenangan saya. Saya tidak lagi memiliki privasi, atau setidaknya jauh lebih sedikit dibanding sebelumnya,” kata Vozinha.

Baca juga: Ikon Piala Dunia 2026 asal Tanjung Verde Vozinha Resmi Gabung Colo-Colo

“Sekarang ketika saya keluar rumah, pergi ke restoran, selalu ada saja orang yang ingin berfoto atau meminta tanda tangan. Atau yang lebih buruk, seseorang mendokumentasikan saya secara diam-diam.”

“Itulah hal yang paling banyak berubah dalam hidup saya, dan menurut saya tidak ada yang bisa saya lakukan untuk mengatasinya.”

Bahkan, sorotan tersebut mulai mengusik lingkaran keluarga terdekatnya. Vozinha mengungkapkan bahwa kediaman ibunya di Tanjung Verde kini kerap didatangi oleh kerumunan penggemar setiap hari, sebuah situasi yang membuatnya merasa tak berdaya untuk melindungi ketenangan keluarganya.   

Dongeng Tanjung Verde dan Prestasi Pribadi

Tanjung Verde menjadi salah satu kisah paling menyita perhatian di turnamen tersebut dengan melaju tak terkalahkan di fase grup. Setelah menahan imbang Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi, langkah berani negara kepulauan Afrika Barat itu baru terhenti secara terhormat di babak 32 besar usai memaksa Argentina bertarung hingga babak perpanjangan waktu.   

Vozinha, yang mengakhiri turnamen dengan 18 total penyelamatan dan tingkat keberhasilan 78 persen, mengakui bahwa banyak orang hanya melihat sisi glamor dari ketenaran tanpa memahami dampak psikologis di baliknya.   

“Banyak orang ingin menjadi terkenal dan dikenal publik, tetapi mereka hanya melihat sisi positif dari kenyataan tersebut,” ujar Vozinha. “Sejujurnya, jika saya diberi pilihan antara kehidupan yang saya jalani saat ini dan kehidupan saya yang dulu, saya akan memilih kehidupan saya yang dulu,” ujarnya.

Baca juga: Kejutan Berlanjut, Skuad Gigih Tanjung Verde Tahan Imbang Uruguay 2-2

Penampilan gemilang di Piala Dunia membuatnya diganjar hadiah nominasi sebagai kiper terbaik di ajang penghargaan Ballon d'Or musim ini. Namun ia menegaskan prestasi tersebut merupakan hasil kerja sama kolektif.

“Senang rasanya bisa merasa seperti seorang duta, namun saya ingin menegaskan bahwa pencapaian kami adalah hasil kerja bersama,” ujar Vozinha. 

“Kami telah menorehkan sejarah, dan kabar terbaiknya adalah jika kami dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk membangun negara serta meningkatkan taraf hidup masyarakat kami.”

Meskipun statusnya kini diakui secara global dan namanya masuk dalam jajaran nominasi penghargaan bergengsi, Vozinha menegaskan bahwa fokus utamanya tetap pada integritas di dalam lapangan. Menjaga performa terbaiknya sembari beradaptasi dengan tekanan media dan kejaran penggemar menjadi tantangan terbesar bagi sang pahlawan veteran di penghujung karier sepak bolanya.   

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!