Bek sayap Inggris, Djed Spence, mengungkapkan bahwa dirinya akan tampil mengenakan topeng pelindung wajah sepanjang Piala Dunia 2026 akibat cedera patah rahang yang didapat dari sebuah "tekel gila". Pemain Tottenham Hotspur yang secara mengejutkan masuk dalam skuad pilihan Thomas Tuchel ini harus berpacu dengan waktu, mengingat tim medis memperkirakan butuh waktu tiga bulan agar cederanya bisa pulih total.

Cedera tersebut kini mengubah pemain berusia 25 tahun itu menjadi ksatria bertopeng The Three Lions, hanya beberapa hari sebelum Inggris memulai pertandingan pembuka Grup L mereka melawan Kroasia. Namun, meski mengalami keretakan pada tulang wajahnya, Spence sama sekali tidak gentar menghadapi risiko fisik yang menanti di depan mata.

Insiden "Gila" di Premier League

Petaka tersebut terjadi pada pekan-pekan terakhir Premier League Inggris yang krusial saat Tottenham berhadapan dengan Chelsea. Dalam sebuah benturan keras dengan penyerang Chelsea, Liam Delap, Spence menerima hantaman telak di wajah yang membuat rahangnya retak. 

Meski ia sempat memaksakan diri tampil di laga pamungkas kontra Everton dengan topeng pelindung darurat, waktu pemulihan penuhnya baru terungkap secara jelas sekarang.

Baca juga: Tuchel Peringkatkan Bellingham, Tak Ada Jaminan Tempat Utama di Piala Dunia 2026

Berbicara dari pemusatan latihan Inggris yang lembap di Florida, Spence tidak menyembunyikan keheranannya mengapa Delap bisa lolos dari kartu merah atas tekel tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa fokusnya kini sudah sepenuhnya beralih ke panggung dunia.

"Ya, itu adalah aksi yang gila," aku Spence saat ditanya soal insiden tersebut. "Tapi itu sudah berlalu, jadi sekarang saya hanya harus fokus pada turnamen ini. Rasanya memang agak tidak nyaman, tapi mau bagaimana lagi. Rahang saya patah, jadi saya harus memakainya sepanjang turnamen. Ini adalah sesuatu yang harus saya biasakan. Butuh waktu tiga bulan sampai benar-benar sembuh, jadi ini proses yang lama."

Menaklukkan Cuaca Panas Florida

Beradaptasi dengan topeng medis bermutu tinggi tentu bukan perkara mudah, apalagi di tengah cuaca musim panas yang menyengat di wilayah selatan Amerika Serikat. Spence terus memanfaatkan laga uji coba dan sesi latihan intensif Inggris untuk memastikan topeng tersebut tidak mengganggu pandangan periferal maupun pernapasannya.

Jika ada yang meragukan apakah cedera ini akan memengaruhi performanya di lapangan, Spence langsung memberikan jawaban berkelas dalam laga uji coba melawan Selandia Baru yang berakhir 1-1. Merangsek maju dari sisi sayap, ia melepaskan umpan matang yang berbuah gol bagi Harry Kane, membuktikan bahwa insting menyerangnya sama sekali tidak tumpul.

Saat ditanya apakah ia sempat takut cedera rahang ini akan menghanguskan tiketnya ke Amerika Utara, Spence memberikan sudut pandang humoris khas seorang bek tangguh.

Baca juga: Bukan Bellingham, Tuchel Tunjuk Rice Jadi Wakil Kapten Inggris di Piala Dunia 2026

"Tidak pernah sama sekali," ujar Spence sambil tersenyum. "Rasanya memang menyakitkan, tapi untungnya saya bermain sepak bola dengan kaki, bukan dengan rahang."

Perjudian Taktis Thomas Tuchel

Masuknya nama Spence dalam pesawat menuju Amerika Serikat menjadi salah satu keputusan paling berani di awal era Thomas Tuchel. Dalam perombakan skuad yang kejam, yang membuat nama-nama besar seperti Trent Alexander-Arnold, Phil Foden, dan Cole Palmer harus ditinggalkan di rumah karena performa klub yang dinilai kurang memuaskan, Tuchel lebih memilih dinamisme dan fleksibilitas Spence di sektor sayap.

Mengingat ia baru melakoni debut internasional seniornya pada September lalu saat Inggris mencukur Serbia 5-0, lonjakan karier Spence ke skuad Piala Dunia terbilang sangat melesat. Terlebih lagi, Tottenham baru saja melewati musim domestik yang kacau dengan pergantian tiga manajer berbeda dan berakhir satu tingkat di atas zona degradasi, yang harus ditentukan hingga laga terakhir.

Dengan Inggris yang dijadwalkan menghadapi Ghana dan Panama setelah laga pembuka yang sengit melawan Kroasia, Tuchel akan membutuhkan setiap tetes ketangguhan yang dimiliki pasukannya. 

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!