Estadio Azteca bergemuruh. Tuan rumah Meksiko sukses membuka perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan poin penuh setelah menumbangkan Afrika Selatan 2-0 pada laga pembuka yang diwarnai drama tiga kartu merah.

Gol cepat dari Julián Quiñones dan sundulan matang Raúl Jiménez memastikan kemenangan krusial bagi skuad asuhan Javier Aguirre. Meski mendominasi permainan, laga ini justru akan dikenang karena intensitas tinggi dan hujan kartu yang mencetak sejarah baru dalam pertandingan pembuka Piala Dunia.

Quiñones Pecah Kebuntuan, Jiménez Cetak Sejarah

Meksiko tidak butuh waktu lama untuk membakar semangat puluhan ribu pendukungnya di stadion. Pertandingan baru berjalan sembilan menit ketika gelandang Afrika Selatan, Sphephelo Sithole, melakukan blunder fatal di depan area penalti sendiri. Bola berhasil direbut oleh Érik Lira yang langsung menyodorkannya kepada Julián Quiñones. Tanpa cela, Quiñones melepaskan tembakan mendatar yang melewati sela kaki kiper Ronwen Williams. Skor 1-0 untuk keunggulan El Tri.

Baca juga: Guillermo Ochoa Masuk Skuad Meksiko, Siap Menuju Piala Dunia Keenam

Meksiko terus menggempur pertahanan Bafana Bafana di sepanjang babak pertama. Williams dipaksa melakukan penyelamatan gemilang untuk menepis sundulan Jiménez, sementara peluang emas kedua Quiñones harus digagalkan oleh tiang gawang.

Petaka sesungguhnya bagi Afrika Selatan baru dimulai empat menit setelah babak kedua bergulir. Brian Gutierrez berhasil lolos dari jebakan offside dan berlari bebas menuju gawang. Sengaja menjatuhkan sang striker di tepi kotak penalti, Sithole langsung diganjar kartu merah langsung oleh wasit Wilton Sampaio pada menit ke-49.

Unggul jumlah pemain, Aguirre memasukkan talenta muda berusia 17 tahun, Gilberto Mora, yang mencatatkan rekor sebagai pemain Meksiko termuda sepanjang sejarah Piala Dunia. Perubahan taktik ini langsung membuahkan hasil pada menit ke-66. Melalui skema serangan cepat, Roberto Alvarado mengirimkan umpan silang akurat ke tiang jauh yang langsung disambar oleh sundulan Jiménez. Gol ini menjadi momen emosional bagi sang penyerang veteran, sekaligus gol pertamanya di panggung Piala Dunia setelah berpartisipasi dalam empat edisi.

Hujan Kartu Merah di Menit Akhir

Unggul dua gol tidak membuat tensi pertandingan mereda. Memasuki menit ke-83, tinjauan VAR menangkap basah pemain pengganti Afrika Selatan, Themba Zwane, yang sengaja menyikut wajah Alvarado. Sampaio kembali merogoh kantongnya dan mengusir Zwane keluar lapangan, memaksa Afrika Selatan bermain dengan sembilan orang.

Baca juga: Afrika Selatan Tidak Gentar Hadapi Meksiko di Estadio Azteca

Namun, pesta Meksiko sedikit ternoda di masa injury time. Kapten El Tri, César Montes, melakukan pelanggaran keras yang tidak perlu demi menghentikan serangan balik cepat Afrika Selatan. Wasit pun tanpa ragu mengacungkan kartu merah langsung kepada Montes pada menit ke-90+2.

Meski laga berakhir dengan situasi 10 lawan 9 pemain, Meksiko sukses mengamankan kemenangan berharga ini untuk memuncaki klasemen sementara Grup A. Di sisi lain, Javier Aguirre kini punya PR besar untuk merombak lini pertahanan tanpa kehadiran Montes saat mereka menghadapi Korea Selatan di laga berikutnya. Sementara bagi Afrika Selatan, laga hidup-mati melawan Republik Ceko sudah menanti di depan mata.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!