Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belgia (RBFA) secara resmi mengumumkan penunjukan Mark van Bommel sebagai pelatih kepala baru tim nasional Belgia. Mantan gelandang timnas Belanda tersebut menandatangani kontrak hingga UEFA Euro 2028, menggantikan Rudi Garcia setelah memimpin Belgia melangkah hingga perempat final Piala Dunia 2026.

Van Bommel, yang kini berusia 49 tahun, akan mulai menjalankan tugasnya secara efektif pada 15 Agustus. Penunjukan ini menjadi langkah strategis bagi otoritas sepak bola Belgia untuk menghadirkan sosok juru taktik berdisiplin tinggi yang sudah mengenal luar dalam peta sepak bola domestik mereka.

Reuni dan Rekor Manis

Keputusan ini menandai kembalinya Van Bommel ke kancah sepak bola Belgia, tempat ia mengukir prestasi gemilang bersama Royal Antwerp. Pada musim 2022–2023, ia sukses mengawinkan gelar juara Belgian Pro League dan Piala Belgia (Belgian Cup), sekaligus mengakhiri dahaga gelar liga Antwerp yang telah berpuasa selama 66 tahun sejak 1957.

 Baca juga: Garcia Tinggalkan Belgia Usai Red Devils Tersingkir di Perempat Final Piala Dunia

Selain kiprahnya di Antwerp, Van Bommel memiliki rekam jejak kepelatihan di PSV Eindhoven dan VfL Wolfsburg, serta pengalaman internasional sebagai asisten pelatih tim nasional Australia dan Arab Saudi.

“Merupakan suatu kehormatan besar untuk menjadi pelatih kepala Belgia. Saya ingin berterima kasih kepada Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belgia atas kepercayaan mereka kepada saya. Belgia memiliki pemain-pemain luar biasa dan potensi yang sangat besar. Bersama dengan staf pelatih saya, kami ingin membangun tim yang disiplin, ambisius, dan cukup berani untuk bersaing dengan yang terbaik,” kata Van Bommel, yang memiliki karier panjang sebagai pemain PSV, Barcelona, Bayern Munich, dan AC Milan.

“Kesuksesan tidak pernah dijamin, tetapi kerja keras, kejujuran, dan komitmen adalah yang terpenting. Kami akan memberikan segalanya untuk membantu tim ini berkembang setiap hari dan membuat rakyat Belgia bangga. Saya berharap dapat bertemu dengan para pemain, staf, dan pendukung, serta memulai babak baru ini bersama-sama.”

Restrukturisasi Staf Kepelatihan

Guna mendukung kinerja Van Bommel, RBFA membentuk jajaran staf kepelatihan berpengalaman yang diisi oleh mantan pilar timnas Belanda Boudewijn Zenden, mantan pemain internasional Belgia sekaligus mantan pelatih kepala AZ Alkmaar Maarten Martens, serta pelatih veteran Reinier Robbemond.

Baca juga: Courtois Ingin Rehat dari Timnas Belgia, Minta Absen di Nations League

Direktur Olahraga RBFA, Vincent Mannaert, menyampaikan rasa optimisnya terhadap struktur teknis baru ini. Ia menilai kombinasi pengalaman melatih dan bertanding di level tertinggi yang dimiliki staf pelatih baru akan menjadi kunci utama untuk memaksimalkan potensi penuh skuat The Red Devils.

Dengan fokus yang kini tertuju pada kualifikasi Euro 2028, tugas utama Van Bommel adalah memimpin proses transisi generasi, memadukan para pemain senior berpengalaman dengan deretan talenta muda berbakat yang dimiliki Belgia.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!