Gol Undav Pastikan Kemenangan Jerman 2-1 atas Ghana
MHP Arena menjadi saksi bisu kemenangan dramatis Jerman saat menjamu raksasa Afrika, Ghana, dalam laga persahabatan internasional semalam. Meski tampil dominan sejak peluit pertama, tim asuhan Julian Nagelsmann harus menunggu hingga menit-menit akhir untuk memastikan kemenangan 2-1. Gol dari dari pemain Stuttgart, Deniz Undav, menjadi pembeda setelah masuk dari bangku cadangan.
Laga ini merupakan ujian penting bagi kedua tim yang sedang mematangkan skuad menjelang putaran final Piala Dunia 2026 di Amerika Utara.
Dominasi Babak Pertama dan Penalti Havertz
Jerman langsung mengambil inisiatif serangan dengan mengandalkan kreativitas Florian Wirtz di lini tengah.
Baca juga: Nagelsmann Siapkan Rotasi Pemain Jerman Saat Hadapi Ghana
Wirtz hampir saja membuka keunggulan lebih awal jika tendangannya tidak membentur mistar gawang. Ghana, yang bermain sangat disiplin dengan blok pertahanan rendah, sempat membuat frustrasi barisan penyerang Die Mannschaft.
Kebuntuan akhirnya pecah di masa injury time babak pertama ketika wasit asal Inggris, Stuart Attwell, memberi tuan rumah penalti setelah umpan silang Angelo Stiller mengenai lengan Jonas Adjetey.
Kai Havertz yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang, mengirim bola ke pojok gawang untuk membawa Jerman unggul 1-0 saat turun minum.
Kebangkitan Ghana dan Respon Cepat Fatawu
Memasuki babak kedua, Ghana asuhan Otto Addo tampil lebih berani. Kecepatan transisi yang menjadi ciri khas The Black Stars mulai merepotkan lini belakang Jerman.
Hasilnya, pada menit ke-70, Abdul Fatawu berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui penyelesaian akhir yang tenang setelah memanfaatkan umpan matang dari Derrick Köhn.
Gol tersebut sempat meruntuhkan momentum Jerman. Nagelsmann merespons dengan memasukkan beberapa tenaga baru, termasuk Leroy Sane dan Deniz Undav, untuk menambah daya gedor di sepertiga akhir lapangan.
Baca juga: Nagelsmann Siap Panaskan Mesin Jerman Meski Dihantam Badai Cedera
Undav Pahlawan Tuan Rumah
Saat pertandingan sepertinya akan berakhir imbang, Deniz Undav muncul sebagai pahlawan. Pada menit ke-88, berawal dari pergerakan lincah Leroy Sane di sisi sayap, bola dikirimkan ke tengah kotak penalti.
Undav, yang bermain di kandang klubnya sendiri, berhasil menyambut bola dan menceploskannya ke gawang Ghana. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Jerman yang akan melanjutkan rangkaian uji coba melawan Finlandia pada bulan Mei mendatang. Bagi Ghana, meski kalah, performa solid mereka membuktikan bahwa mereka siap bersaing di grup keras Piala Dunia nanti bersama Inggris dan Kroasia.