Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Gelandang Argentina, Enzo Fernández, secara tegas membela kiprah La Albiceleste di Piala Dunia 2026. Ia menegaskan bahwa timnya telah mewakili negara "dengan cara yang terbaik", meskipun laga final berakhir dramatis dengan kekalahan 1-0 dari Spanyol di babak perpanjangan waktu dan diwarnai kericuhan usai peluit panjang.
Pemain Chelsea berusia 25 tahun itu diganjar kartu merah pada menit ke-90+3 setelah menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap bek Spanyol, Pau Cubarsí. Kehilangan Enzo membuat tim asuhan Lionel Scaloni harus bertarung dengan 10 pemain di babak perpanjangan waktu, sebelum akhirnya gol Ferran Torres pada menit ke-106 mengunci kemenangan Spanyol.
Alih-alih meratapi kartu merah yang diterimanya atau insiden bentrokan antar pemain di tepi lapangan setelah laga usai, Fernández mengunggah pesan emosional di media sosial untuk memuji semangat juang dan kebersamaan timnya.
Baca juga: Lionel Messi Angkat Bicara Usai Kekalahan Menyakitkan Argentina di Final Piala Dunia
"Seiring berjalannya waktu, Anda akan menyadari bahwa ada hal yang jauh lebih besar daripada sekadar hasil akhir," tulis Fernández.
"Selama bertahun-tahun, kelompok ini telah mewakili tim nasional dengan cara yang terbaik. Ini mengajarkan bahwa bertanding bukan cuma soal menang, melainkan tentang memberikan segalanya demi kostum ini dan tidak pernah menyerah.
"Merupakan sebuah kehormatan bisa menjadi bagian dari kelompok yang selalu bangkit, bertanding di level tertinggi, dan membela warna negara ini dengan rasa bangga, kerendahan hati, serta komitmen penuh."
Pertandingan di Stadion MetLife berakhir dengan adegan yang tidak menyenangkan ketika terjadi perkelahian saat Spanyol merayakan gelar juara dunia kedua mereka. Komite Disiplin FIFA secara resmi telah menunjuk seorang jaksa penuntut etika untuk meninjau insiden pasca-pertandingan yang melibatkan beberapa pemain dan staf pelatih.
Baca juga: Scaloni Akui Kehebatan Spanyol dan Puji Kerja Keras Argentina di Final Piala Dunia
Paredes mendapat kartu merah setelah peluit akhir berbunyi menyusul konfrontasi dengan Eric García dan Gavi dari Spanyol, sementara asisten pelatih Roberto Ayala juga terlibat dalam perkelahian tersebut. Baik pemain maupun pelatih kini menghadapi potensi skorsing dari pertandingan internasional di masa mendatang, dengan Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) bersiap menghadapi sanksi finansial.