Dua Gol Vinícius Bungkam Skotlandia 3-0, Brasil Segel Puncak Grup C
Juara dunia lima kali Brasil melenggang mulus ke babak gugur Piala Dunia 2026 setelah memetik kemenangan meyakinkan 3-0 atas Skotlandia di Stadion Miami. Sepasang gol menawan dari Vinícius Júnior di babak pertama dan satu gol pengunci dari Matheus Cunha di babak kedua memastikan anak asuh Carlo Ancelotti finis tanpa terkalahkan di fase grup dan memuncaki klasemen akhir Grup C.
Pasukan Steve Clarke memasuki laga pamungkas ini dengan misi meraih minimal hasil imbang demi mencetak sejarah lolos ke babak 32 besar. Namun, lengahnya konsentrasi lini belakang langsung dihukum mati oleh kreativitas lini serang Seleção, memaksa Tartan Army menunggu dengan cemas hasil dari grup lain untuk melihat apakah mereka bisa lolos lewat jalur peringkat ketiga terbaik.
Vini Jr. Hukum Kelengahan Lini Belakang
Raksasa Amerika Selatan langsung menancapkan dominasinya sejak menit ke-7. Berusaha membangun serangan dari lini belakang, Skotlandia justru menjadi korban dari taktik pressing ketat Brasil.
Scott McKenna melakukan hal ceroboh saat bola berhasil direbut dengan bersih oleh pemain muda berusia 19 tahun, Rayan, yang langsung menyodorkan umpan matang kepada Vinícius Júnior. Bintang Real Madrid tersebut tampil sangat tenang, mengecoh kiper Angus Gunn sebelum menceploskan bola ke gawang kosong.
Baca juga: Ancelotti Beri Lampu Hijau untuk Neymar, Tapi Belum Pasti Main Lawan Skotlandia
Brasil yang tampil tanpa beban hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-22 ketika Vinícius kembali menggetarkan jala gawang lawan saat merebut bola dari Jack Hendry di depak kotak penalti. Namun, intervensi VAR menyelamatkan wajah Skotlandia setelah wasit menganulir gol tersebut karena adanya pelanggaran.
Sial bagi Skotlandia, sesaat sebelum turun minum, Brasil memberikan pukulan psikologis yang telak. Memasuki masa injury time, Bruno Guimarães menusuk di sisi sayap dan melepaskan umpan silang akurat ke tiang jauh yang langsung disundul masuk oleh Vinícius Júnior.
Gol Cunha dan Kembalinya Sang Ikon
Harapan Skotlandia untuk melakukan aksi comeback heroik pupas saat laga memasuki satu jam. Bermain dengan fluiditas tinggi, barisan gelandang Brasil kembali mengacak-acak lini pertahanan lawan.
Guimarães lagi-lagi menjadi kreator dengan mengirimkan umpan terobosan akurat kepada Matheus Cunha. Sang penyerang lolos dari jebakan offside dan melepaskan tembakan keras untuk mencetak gol ketiganya di turnamen ini, mengubah skor menjadi 3-0.
Di luar dominasi taktik di lapangan, gemuruh paling keras dari 64.478 penonton yang memadati stadion pecah pada menit ke-76. Seluruh tribune bergemuruh saat Carlo Ancelotti memasukkan sang ikon global, Neymar, dari bangku cadangan.
Baca juga: Ancelotti Tuntut Kesabaran Soal Endrick Jelang Laga Brasil Kontra Haiti
Setelah absen di dua laga awal akibat cedera betis, sang playmaker veteran melakoni debutnya di Piala Dunia 2026, langsung menunjukkan sentuhan-sentuhan magis yang menghidupkan kreativitas serangan tim.
Konsekuensi Akhir Grup C
Menyusul kemenangan Maroko atas Haiti di pertandingan lain, peta kekuatan di Grup C telah resmi beres. Brasil kokoh di puncak klasemen dengan raihan 7 poin dan selisih gol superior (+6), memastikan langkah aman ke babak 32 besar di mana mereka akan menghadapi runner-up dari Grup F.
Sementara itu, Skotlandia finis di peringkat ketiga dengan 3 poin dan menderita minus-tiga gol. Angka tersebut membuat posisi tim asuhan Steve Clarke berada dalam posisi yang sangat rentan untuk tersingkir dari persaingan peringkat ketiga terbaik.