Bek kiri tim nasional Spanyol, Marc Cucurella, resmi membuktikan dirinya sebagai pria yang memegang teguh kata-katanya. Pemain berusia 28 tahun itu memamerkan tato baru berlukiskan wajah sang pelatih, Luis de la Fuente, di lengan kirinya sebagai pemenuhan janji usai membawa La Roja meraih gelar juara Piala Dunia.

Aksi eksentrik ini bermula dari ikrar bernada gurauan yang dilontarkan Cucurella sebelum turnamen dimulai. Saat itu, ia berjanji di stasiun radio Spanyol El Partidazo de COPE bahwa jika Spanyol keluar sebagai juara dunia, ia akan mengabadikan wajah De la Fuente di tubuhnya sebagai kenang-kenangan seumur hidup.

Karya Seni Pengabdi Kejayaan

Satu minggu setelah Spanyol menundukkan Argentina 1-0 lewat babak perpanjangan waktu di Stadion MetLife, Cucurella merilis foto tato terbarunya di media sosial dengan keterangan singkat: "Janji ditepati". Tato di lengan kiri tersebut menampilkan detail wajah dan dada Luis de la Fuente yang tengah mengagungkan trofi Piala Dunia.

Baca juga: De la Fuente Tagih Janji Cucurella: Tato Wajah Sang Pelatih Harus Segera Dibuat!

Cucurella sebelumnya sempat kebingungan menentukan posisi tato tersebut usai laga final. Namun, ia akhirnya memilih area lengan bawah agar mahakarya kemenangan itu tetap dapat terlihat jelas. 

Ini bukan kali pertama bek yang baru saja merampungkan kepindahannya ke Real Madrid tersebut menepati janji unik; usai menjuarai Euro, ia juga memenuhi janjinya untuk mengecat rambut kribo khasnya menjadi warna merah.

Tanggapan Santai Sang Pelatih

Luis de la Fuente sendiri merespons nazar anak asuhnya tersebut dengan nada bercanda sejak perayaan gelar di ruang ganti. Pelatih berusia 65 tahun itu menegaskan bahwa prinsip moral dalam menepati janji adalah hal utama di dalam skuadnya.

Baca juga: De la Fuente Kecam Perilaku Pemain Argentina Pasca Final Piala Dunia

"Saya sudah terlalu tua untuk membuat tato, tapi para pemain saya adalah pria yang memegang kata-katanya. Saya tahu mereka akan menepatinya," ujar De la Fuente. "Mereka sudah telanjur berjanji, dan mereka harus melakukannya. Wajah saya tidak sejelek itu, kok."

Keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia sekaligus melengkapi pameran disiplin dan ketangguhan lini belakang mereka. Bagi Cucurella, tato tersebut bukan sekadar hiasan tubuh biasa, melainkan simbol kenangan abadi dari era keemasan sepak bola Spanyol di bawah kepemimpinan sosok pelatih yang sangat ia hormati.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!