Brasil: Wesley Absen di Piala Dunia, Ancelotti Panggil Éderson
Juara dunia lima kali, Brasil, harus menerima kabar buruk di lini pertahanan hanya beberapa hari sebelum kick-off Piala Dunia 2026. Bek sayap AS Roma, Wesley, dipastikan absen dari turnamen akibat cedera paha yang parah. Sebagai langkah kejutan, pelatih kepala Carlo Ancelotti memilih memanggil gelandang bertenaga milik Atalanta, Éderson, untuk mengisi slot kosong dalam skuad 26 pemain tersebut.
Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) mengonfirmasi kabar duka ini pada hari Minggu setelah hasil pemindaian MRI keluar. Pemain berusia 22 tahun itu mengalami cedera otot adduktor pada paha kirinya saat Brasil menang 2-1 dalam laga uji coba melawan Mesir di Cleveland pada Sabtu lalu. Wesley terpaksa meninggalkan lapangan sambil menangis saat laga baru berjalan 15 menit, sebuah momen memilukan yang mengubur impiannya tampil di Piala Dunia pertamanya.
Krisis di Sektor Bek Kanan
Kehilangan Wesley bukan sekadar tragedi personal bagi sang pemain, melainkan juga menghadirkan celah besar dalam rencana taktis Ancelotti. Bintang muda AS Roma tersebut merupakan satu-satunya bek kanan murni di dalam skuad yang diproyeksikan sebagai pelapis langsung bagi bek veteran, Danilo.
Dalam pernyataan resminya, CBF mengungkapkan rasa simpati yang mendalam atas cedera yang dialami sang pemain:
"Hasil pemindaian MRI menunjukkan adanya cedera pada otot adduktor paha kirinya. CBF sangat menyesali cedera ini. Wesley adalah pemain yang sangat dicintai oleh seluruh skuad dan akan selalu dianggap sebagai bagian dari tim ini dalam misi memburu gelar Piala Dunia keenam."
Baca juga: Casemiro Sebut Tak Jadi Favorit di Piala Dunia Untungkan Brasil
Dengan absennya Wesley, Ancelotti kini terpaksa melakukan improvisasi di sisi kanan pertahanan jika Danilo membutuhkan istirahat atau terkena skorsing. Pemain serbabisa seperti Roger Ibañez atau bek tengah Marquinhos kemungkinan besar akan digeser untuk menambal kekosongan di sektor bek kanan tersebut.
Perjudian Taktis Ancelotti Panggil Ederson
Keputusan memanggil Éderson sebagai pengganti Wesley cukup mengejutkan banyak pihak. Alih-alih mendatangkan bek kanan baru yang sepadan, Ancelotti justru memilih untuk mempertebal lini tengahnya dengan salah satu gelandang box-to-box terbaik di Serie A saat ini.
Éderson, yang santer dikabarkan masuk radar transfer Manchester United musim panas ini, sebenarnya sudah tidak membela tim nasional sejak Maret 2025. Namun, performa impresifnya bersama Atalanta menjadi alasan kuat di balik pemanggilannya. Gelandang berusia 26 tahun ini menawarkan keunggulan fisik, kemampuan menusuk lini pertahanan lawan, dan kedisiplinan bertahan yang luar biasa.
Pilihan ini mengindikasikan bahwa Ancelotti berniat menerapkan sistem yang mendominasi lini tengah demi melindungi lini belakang yang kini kekurangan opsi pelapis murni.
Baca juga: Man United Sepakat Jadikan Éderson Pembelian Pertama Carrick
Menatap Laga Pembuka Grup C
Badai cedera ini datang di saat yang krusial bagi Brasil, yang juga masih memantau kebugaran jimat lini depan mereka, Neymar Jr. Skuad Seleção dijadwalkan mendarat di New York pada hari Senin, di mana Éderson akan langsung bergabung dengan rekan-rekan setimnya untuk sesi latihan taktis.
Brasil akan memulai perjalanan mereka untuk merengkuh bintang keenam pada 14 Juni melawan Maroko di Stadion New York/New Jersey. Setelah ujian pertama tersebut, mereka akan terbang ke Philadelphia untuk menghadapi Haiti pada 20 Juni, sebelum menutup persaingan di Grup C melawan Skotlandia di Miami pada 25 Juni mendatang.
Kehilangan bintang muda seperti Wesley tepat di ambang turnamen adalah pil pahit yang harus ditelan. Namun, jika ada pelatih yang tahu cara keluar dari krisis cedera di panggung terbesar, orang itu adalah Carlo Ancelotti. Tekanan kini semakin meningkat, dan ruang untuk melakukan kesalahan bagi Brasil telah tertutup rapat.