Gelandang muda Cagliari, Alessandro Romano, menegaskan kembali bahwa keputusannya untuk membela tim nasional Italia diambil berdasarkan dorongan hati yang mendalam. Setelah resmi mengalihkan kewarganegaraan sepak bolanya dari Swiss, pemain berusia 20 tahun tersebut optimistis bahwa Gli Azzurri berada di jalur yang tepat untuk membangun skuad yang sangat kuat di masa depan.   

Pernyataan tersebut disampaikan Romano usai membawa Italia memetik kemenangan 3-1 atas Turki dalam lanjutan UEFA Nations League di kandang sendiri. Kembali dipercaya tampil sebagai starter setelah sempat bermain pada laga kontra Belgia, mantan penggawa akademi Roma itu menunjukkan performa impresif meski sempat mengalami pergeseran peran dari playmaker menjadi mezzala sepanjang pertandingan.   

Keputusan Emosional Bela Italia

Perjalanan karier internasional Romano sempat menjadi sorotan publik. Lahir di Winterthur dan tumbuh besar melalui sistem pembinaan usia muda Swiss dari level U-16 hingga U-20, Romano memiliki hak membela Italia melalui garis keturunan kakek dan neneknya. 

Baca juga: Calafiori sebut Gol Perdananya untuk Italia di Bologna Adalah Takdir

Keputusannya berpaling ke Gli Azzurri sempat memicu dinamika dengan Federasi Sepak Bola Swiss, namun Romano meluruskan bahwa pilihan tersebut murni merupakan impian pribadinya.   

"Saya ingin bermain untuk Italia dengan sepenuh hati. Ini tentu bukan keputusan yang mudah, dan jelas bukan keputusan yang diambil untuk melawan Swiss, melainkan karena saya memilih Italia," tegas Romano.   

Ia juga menambahkan bahwa dukungan dari jajaran pelatih dan rekan-rekan senior di timnas Italia sangat membantu proses adaptasinya di level internasional. Menurutnya, arahan pelatih untuk bermain rileks di lapangan menjadi kunci utama penampilannya yang solid saat menghadapi Turki.   

Skuad Muda dengan Potensi Besar

Kemenangan atas Turki menjadi momentum penting bagi regenerasi timnas Italia. Selain Romano, deretan pemain muda seperti Riccardo Calafiori dan Pio Esposito turut menyumbang gol yang mengunci tiga poin vital bagi skuad asuhan Roberto Mancini.   

Melihat kombinasi talenta muda dan pemain berpengalaman di dalam tim, Romano meyakini bahwa prospek jangka panjang Gli Azzurri sangat menjanjikan.   

Baca juga: Rotasi Besar-Besaran, Mancini Maklumi Permainan Italia Kurang Cair Lawan Turki

"Yang terpenting adalah bagaimana kami mampu memberikan respons yang baik di lapangan. Para pemain senior dan pelatih terus berada di sisi saya untuk membantu proses ini. Saya pikir ini bisa menjadi tim yang sangat kuat ke depannya," pungkas sang gelandang.   

Kemenangan ini sekaligus memantapkan posisi Italia dalam persaingan ketat di ajang UEFA Nations League, sementara bagi Romano, laga tersebut menjadi pembuktian awal dari komitmen besarnya bersama seragam biru kebanggaan Gli Azzurri.   

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!