Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengaku sangat puas dengan penampilan keseluruhan timnya saat menundukkan Atalanta 2-0 pada laga lanjutan Serie A di Allianz Stadium, Minggu (20/9) malam. Meski meraih kemenangan meyakinkan, juru taktik asal Italia tersebut menilai Si Nyonya Tua seharusnya bisa mencetak lebih dari dua gol dengan memanfaatkan celah terbuka di pertahanan lawan.
Dua gol kemenangan Bianconeri diciptakan oleh Francisco Conceição pada babak pertama dan sundulan Gleison Bremer di pertengahan babak kedua. Hasil ini sekaligus menjadi respons sempurna Juventus setelah sempat menelan kekalahan mengejutkan dari Sassuolo pada pekan sebelumnya.
Spalletti menyoroti fleksibilitas dan komitmen yang ditunjukkan skuadnya di tengah padatnya jadwal kompetisi. Di tengah absennya beberapa pilar kunci akibat cedera seperti Manuel Locatelli, Khephren Thuram, dan Kenan Yildiz, Juventus mampu meredam tekanan Atalanta di saat-saat krusial.
"Bagi seorang pelatih, komitmen yang ditunjukkan para pemain hari ini sungguh tak ternilai harganya,” kat Spalletti.
Baca juga: Juventus 2-0 Atalanta: Bianconeri Kembali ke Jalur Kemenangan
“Memang ada momen di mana kami dipaksa bertahan. Namun di babak kedua, kami bermain setara dan seharusnya bisa memberikan ancaman yang jauh lebih mematikan karena ruang di lini belakang mereka sangat terbuka."
“Tapi begitulah permainan. Kekalahan dari Sassuolo menimbulkan sejumlah kesulitan dan keraguan bagi kami.”
Kemenangan ini membawa Juventus merangkak naik ke peringkat keenam klasemen sementara Serie A dengan raihan 10 poin dari lima pertandingan.
Meski penyerang asal Prancis Randal Kolo Muani belum mencetak gol di panggung Serie A sejak kembali mengenakan seragam Bianconeri, Spalletti tetap melayangkan pujian setinggi langit untuk kontribusinya di lini depan.
Kolo Muani yang dipasang sebagai penyerang tunggal terus-menerus merepotkan lini pertahanan Atalanta lewat pergerakan tanpa bola.
Spalletti mengungkapkan bahwa ia bahkan sempat bercanda dengan sang penyerang usai pertandingan terkait peluang satu lawan satu yang gagal dikonversi menjadi gol.
"Dia bermain sangat luar biasa hari ini. Saya merasa agak kecewa ketika dia berada dalam situasi satu lawan satu dengan kiper karena dia sungguh layak mendapatkan gol itu,” puji Spalletti.
Baca juga: Spalletti Puas Performa Juventus dan Puji Debut Cemerlang Kamil Grabara
“Namun, pada akhirnya dia tetap sangat senang dan kami pun berseloroh soal itu. Kami semua senang karena kini kami bisa kembali diperkuat oleh sejumlah pemain andalan, yang sebenarnya akan sangat berguna bagi kami belakangan ini.”
Kemenangan berturut-turut, setelah sebelumnya melumat NEC Nijmegen 5-0 di Liga Europa, menjadi bukti bahwa skuad asuhan Spalletti mulai menemukan ritme permainan terbaiknya.
Dengan kembalinya beberapa pemain utama dalam waktu dekat, Juventus optimistis dapat terus menjaga konsistensi dalam perburuan gelar Serie A musim ini.