Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Mantan penyerang tim nasional Spanyol dan Barcelona, Pedro Rodríguez, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia sepak bola profesional pada Rabu lalu. Keputusan ini menyegel perjalanan karier spektakuler selama dua dekade yang dihiasi oleh 25 trofi mayor di level klub maupun internasional.
Pemain kelahiran Tenerife tersebut menyampaikan pesan perpisahannya melalui unggahan video emosional di media sosial yang direkam di Camp Nou, stadion tempat namanya pertama kali meroket di panggung dunia. Pedro menutup kariernya setelah berstatus tanpa klub sejak kontraknya bersama klub Serie A, Lazio, berakhir pada penghujung musim lalu.
Karier profesional Pedro dimulai ketika ia menembus skuad utama Barcelona di bawah asuhan Pep Guardiola pada tahun 2008. Dikenal karena kecepatan, pergerakan tanpa bola yang cerdik, serta kemampuan menembak sama baiknya dengan kedua kaki, Pedro dengan cepat menjadi pilar tak tergantikan dalam dinasti tiki-taka Blaugrana.
Selama delapan musim bermarkas di Katalunya, Pedro memenangkan 20 gelar bergengsi, termasuk lima mahkota La Liga dan tiga trofi Liga Champions.
Baca juga: Barcelona Siap Umumkan Kontrak Baru Raphinha Hingga 2030
Ia juga mengukir rekor unik pada tahun 2009 sebagai pemain pertama dalam sejarah sepak bola yang mampu mencetak gol di enam kompetisi berbeda dalam satu tahun kalender saat Barcelona meraih sextuple. Salah satu momen puncaknya terjadi pada final Liga Champions 2011 di Wembley, di mana gol pembukanya membantu Barcelona menumbangkan Manchester United 3-1.
"Saya merasa inilah saatnya. Saatnya untuk melangkah maju dan memulai babak baru dalam hidup saya," kata Pedro.
"Saya pergi dengan rasa bangga karena telah mewujudkan impian saya, serta berterima kasih kepada semua orang yang telah mendampingi saya hingga impian itu menjadi kenyataan. Terima kasih, sepak bola, karena telah membuat saya begitu bahagia."
Di level internasional, Pedro merupakan bagian integral dari era keemasan tim nasional Spanyol. Ia tampil starter pada laga final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan saat Spanyol mengalahkan Belanda 1-0, serta turut mengantar La Roja mempertahankan gelar di Euro 2012.
Secara keseluruhan, ia mencatatkan 65 penampilan dan menyumbang 17 gol untuk negaranya.
Baca juga: Real Madrid Serahkan Bukti Baru ke UEFA Terkait Kasus Negreira Barcelona
Petualangan Pedro berlanjut ke Inggris pada tahun 2015 saat ia bergabung dengan Chelsea. Selama lima musim di Stamford Bridge, ia mengumpulkan gelar Premier League, Piala FA, dan Liga Europa.
Ia kemudian melanjutkan fase akhir kariernya di Italia bersama AS Roma dan rival sekota mereka, Lazio, tempat ia menghabiskan lima tahun terakhir sebagai pemain profesional.
Dengan total hampir 800 penampilan klub dan nyaris 200 gol sepanjang kariernya, Pedro Rodríguez mengakhiri perjalanan panjangnya sebagai salah satu penyerang bersayap paling efektif dan bergelar paling lengkap dalam sejarah sepak bola modern.