Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Aston Villa telah mencapai kesepakatan dengan Chelsea untuk memboyong penyerang sayap Alejandro Garnacho dengan status pinjaman selama semusim penuh untuk musim 2026–2027. Kesepakatan ini menyertakan klausul kewajiban beli secara permanen apabila beberapa target performa berhasil terpenuhi sepanjang musim.
Pemain internasional Argentina berusia 22 tahun itu dijadwalkan menyelesaikan tes medisnya di Birmingham. Jika klausul kewajiban beli tersebut aktif, skenario yang diprediksi akan terpenuhi berdasarkan ambang batas penampilan di Premier League, Garnacho akan menandatangani kontrak berdurasi empat tahun di Villa Park dalam transaksi senilai sekitar £43 juta.
Langkah transfer ini menjadi puncak dari perburuan panjang manajer Villa, Unai Emery. Pelatih asal Spanyol tersebut sebelumnya telah berupaya mendatangkan Garnacho ke West Midlands pada musim panas 2025 ketika sang pemain meninggalkan Manchester United, namun saat itu Garnacho lebih memilih untuk berlabuh di Stamford Bridge.
Baca juga: Chelsea Resmi Boyong Morgan Rogers dengan Rekor £117 Juta
Setelah musim pertama yang kurang memuaskan di London Barat, di mana Garnacho kesulitan mendapatkan menit bermain reguler dalam skema rotasi ketat lini depan Chelsea, Emery bergerak cepat untuk menghidupkan kembali minatnya.
Langkah transfer ini datang di tengah kesibukan transaksi antara kedua klub, mengingat Chelsea baru saja mengamankan tanda tangan Morgan Rogers dari Villa dalam kesepakatan rekor transfer klub. Situasi ini membuat Emery bertekad memanfaatkan momentum untuk memperkuat lini serangnya dengan mendatangkan Garnacho.
Dari berbagai laporan, Emery sejak lama mengagumi gaya bermain Garnacho. Emery menilainya sebagai opsi taktis yang ideal untuk membongkar pertahanan blok rendah sekaligus memberikan kecepatan ekstra dalam situasi transisi permainan Villa.
Bagi Garnacho, kepindahan ke Villa Park merupakan kesempatan berharga untuk membangkitkan kembali kariernya yang sempat meroket pesat saat membela Manchester United.
Baca juga: Aston Villa Resmi Boyong João Gomes dari Wolves Senilai £38 Juta
Bersama Setan Merah, ia membukukan 144 penampilan dan 26 gol dan 22 asis, serta mengamankan gelar FA Cup, EFL Cup, dan Puskás Award 2024, sebelum akhirnya mencatatkan 43 penampilan bersama Chelsea pada musim lalu di semua kompetisi.
Meskipun sempat mencatatkan rekor sebagai pemain asal Amerika Selatan termuda yang mencapai 100 penampilan di Premier League, potensi tinggi Garnacho tertahan oleh ketatnya persaingan di skuad utama Chelsea. Hal tersebut menjadikan opsi kepindahan sebagai keputusan yang logis bagi semua pihak yang terlibat.
Skema taktis Emery sangat mengandalkan pemain sayap dinamis yang mampu mengisolasi bek lawan dalam situasi satu lawan satu dan menusuk langsung ke area penalti.
Baca juga: Garnacho Klaim Tak Ada Penyesalan Tinggalkan Man United untuk Chelsea
Kehadiran Garnacho menawarkan keuntungan taktis yang signifikan bagi Villa, terutama melalui kecepatan dalam serangan balik yang sangat cocok dengan sistem Emery.
Meski lebih sering beroperasi di sisi kiri untuk memotong ke dalam menggunakan kaki kanannya, Garnacho juga memiliki fleksibilitas untuk ditempatkan di sisi kanan penyerangan. Dengan agenda jadwal padat Aston Villa di kompetisi domestik dan Eropa, Garnacho memberi Emery kedalaman skuad berkualitas tinggi untuk melakukan rotasi di lini depan.
Pengurusan dokumen akhir serta pengenalan resmi sang pemain kepada media diperkirakan akan rampung menjelang laga pramusim Villa mendatang.