Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Gelandang anyar Manchester United, Youri Tielemans, secara terbuka mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada mantan klubnya, Aston Villa, atas peran besar mereka dalam membangkitkan kembali kariernya. Kendati demikian, pemain internasional Belgia tersebut menegaskan bahwa kepindahannya ke Old Trafford merupakan sebuah langkah besar ke level yang lebih tinggi.
Tielemans mengunci kepindahan ke Manchester United musim panas ini setelah Setan Merah mengaktifkan klausul rilisnya senilai £35 juta. Kesepakatan berdurasi lima tahun tersebut diresmikan saat sang pemain tengah membela timnas Belgia di ajang Piala Dunia 2026.
Perjalanan karier Tielemans kembali menanjak setelah bergabung dengan Aston Villa, di mana puncaknya ia sukses membantu klub asuhan Unai Emery merengkuh trofi Liga Europa pada Mei lalu usai menumbangkan Freiburg di partai puncak.
Baca juga: Mourinho Ungkap Nyaris Gantikan Alex Ferguson di Manchester United pada 2013
Dalam wawancara media perdananya sejak mengenakan seragam Setan Merah, gelandang berusia 29 tahun itu menekankan betapa besarnya jasa The Villans dalam mengembalikan performa terbaiknya di atas lapangan.
"Saya sangat berterima kasih kepada Aston Villa. Saya berutang segalanya pada mereka. Villa adalah klub luar biasa, kami mencapai hal-hal hebat bersama, dan mereka berhasil membawa saya kembali ke level terbaik," ujar Tielemans.
Namun, Tielemans juga bersikap realistis mengenai hierarki dan status Manchester United di kancah sepak bola dunia.
"Tetapi ada klub-klub yang berada di atas Villa, dan Manchester United adalah salah satunya," tegasnya. "Merupakan pencapaian besar bagi pesepak bola mana pun untuk bisa berada di sini. Itu artinya Anda telah melakukan pekerjaan baik dalam karier Anda. Namun ini bukan akhir, saya ingin meraih kesuksesan besar di sini."
Kepindahan Tielemans ke Old Trafford sejatinya menjadi akhir dari penantian panjang. Manchester United sebelumnya pernah dua kali mencoba mendatangkan mantan pemain Leicester City tersebut, yakni pada tahun 2019 dan 2022, namun selalu menemui jalan buntu.
Baca juga: Manchester United Bekuk Leeds United Lewat Adu Penalti di Dublin
Di bawah arahan manajer Michael Carrick, Tielemans diberi kebebasan taktis untuk mengatur ritme permainan di lini tengah. Ia juga memuji koneksi alami yang mulai terbangun bersama sang kapten, Bruno Fernandes, yang terlihat jelas saat laga uji coba pramusim melawan Paris Saint-Germain.
"Pelatih ingin saya bermain bebas di lapangan dan mengorganisasi tim sebaik mungkin," ungkap Tielemans.
"Kemitraan kami (bersama Fernandes) terbangun sangat alami. Dia adalah pemain yang sangat pandai menemukan ruang, dan tugas saya adalah menemukannya agar dia bisa terus bergerak maju."
Dengan pengalaman dan modal adaptasi yang berjalan mulus, Tielemans siap menjadi motor pendorong utama di lini tengah Manchester United saat mereka mengawali kampanye Premier League musim baru.