Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Perjalanan lima tahun Cristian Romero di London utara resmi mendekati akhir. Tottenham Hotspur telah mencapai kesepakatan prinsip dengan raksasa La Liga, Atlético Madrid, untuk proses transfer sang kapten tim dengan paket senilai €40 juta (£34,2 juta).
Langkah ini diambil setelah manajemen Spurs dan pelatih kepala Roberto De Zerbi memberikan lampu hijau bagi bek tengah asal Argentina tersebut untuk mencari tantangan baru di Spanyol. Kesepakatan ini juga mencakup klausul penjualan sebesar 15 persen di masa depan bagi pihak Tottenham.
Keputusan melepas bek berusia 28 tahun itu tak lepas dari perjalanan berliku sepanjang musim 2025/2026. Kendati memegang peran penting dan menjabat sebagai kapten utama The Lilywhites, Romero mengalami periode sulit yang diwarnai masalah kedisiplinan di atas lapangan.
Baca juga: Frank Bela Romero, Pertahankan Sebagai Kapten usai Kartu Merah Lawan MU
Sepanjang musim lalu, Romero terhitung harus menjalani empat sanksi larangan bertanding secara terpisah. Absennya sang bek akibat kartu merah dan hukuman akumulasi kartu mengganggu konsistensi lini belakang Spurs.
Meskipun demikian, kontribusi Romero saat memimpin tim merengkuh trofi UEFA Europa League 2025 tetap menjadi kenangan manis dalam riwayat perjalanannya di London utara.
Kepindahan ke Wanda Metropolitano diyakini menjadi takdir yang sangat pas bagi Romero. Manajer Atlético Madrid, Diego Simeone, telah lama mengagumi gaya bermain kompatriotnya tersebut. Karakter Romero yang lugas, tidak kompromi, serta kaya akan gairah dinilai sangat selaras dengan filosofi bertahan yang diusung El Cholo.
Penjualan ini sekaligus memupuskan harapan klub-klub pesaing. Inter Milan sempat memimpin perburuan namun gagal menuntaskan kesepakatan pribadi, sementara ketertarikan dari Arsenal ditolak karena Tottenham enggan melepas kapten mereka ke klub rival sekota.
Baca juga: Inter Milan Kian Dekat Amankan Djed Spence dari Tottenham Hotspur
Bagi Roberto De Zerbi, kepergian Romero menjadi bagian dari proses rekonstruksi skuat Tottenham menjelang bergulirnya musim baru. Setelah menambah kedalaman lini belakang lewat perekrutan bek baru, De Zerbi bergerak tegas untuk menyegarkan struktur tim.
Romero dijadwalkan akan segera melakoni tes medis sebelum menandatangani kontrak berdurasi empat tahun di Madrid. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan ketangguhan ekstra bagi lini belakang Los Colchoneros dalam mengarungi persaingan sengit La Liga dan kompetisi Eropa.