Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Manajer Manchester City, Enzo Maresca, memberikan pujian setinggi langit untuk rekrutan barunya, Ayyoub Bouaddi, pada Kamis lalu. Meski demikian, ia menegaskan bahwa klub bakal menerapkan pendekatan yang terukur dan hati-hati seiring proses adaptasi pemain berusia 18 tahun tersebut dengan sepak bola Inggris.
Pemain internasional Maroko itu merampungkan kepindahannya dari Lille dengan nilai transfer yang bisa mencapai £86 juta (€100 juta), menjadikannya pemain remaja termahal dalam sejarah Premier League. Berbicara jelang laga Premier League melawan Crystal Palace di Selhurst Park, Maresca mengonfirmasi bahwa kondisi fisik Bouaddi dalam keadaan bugar dan siap diturunkan meski baru sebentar berlatih bersama skuad.
Maresca menyoroti ketenangan luar biasa yang dimiliki sang gelandang muda. Ia menilai Bouaddi menunjukkan tingkat kedewasaan personal serta pemahaman taktis yang jauh melampaui usianya.
Baca juga: Pecahkan Rekor, Manchester City Resmi Datangkan Ayyoub Bouaddi dari Lille
Berbekal pengalaman bertanding di level tertinggi Ligue 1 serta penampilan impresif bersama timnas Maroko di Piala Dunia, Bouaddi tiba di Manchester dengan rekam jejak yang sangat menjanjikan.
"Dia sudah siap dan sempat berlatih bersama mantan klubnya, jadi kondisinya bugar. Dia cukup tenang; pembawaannya tidak seperti pemain berusia 18 tahun," ujar Maresca.
Terlepas dari kesiapan fisiknya, Maresca ingin meredam ekspektasi berlebih masyarakat terkait peran instan sang pemain di tim utama. Juru taktik asal Italia itu menekankan bahwa beradaptasi dengan intensitas fisik Premier League yang keras serta menyerap filosofi taktik yang kompleks membutuhkan waktu dan proses yang tepat.
"Dalam hal ini, kita perlu melangkah perlahan karena dia masih sangat muda dan datang dari negara yang berbeda. Jadi, tidak perlu terburu-buru, namun yang pasti dia akan membantu kami, baik saat ini maupun di masa depan,” tambah Maresca.
Baca juga: Newcastle United Resmi Boyong Nico González dari Manchester City senilai £52 Juta
Kedatangan Bouaddi menjadi bagian krusial dari rekonstruksi lini tengah City pasca-kepergian sejumlah pemain pilar. Dibekali keanggunan teknis, ketangguhan bertahan, serta visi ruang yang tajam, pemuda 18 tahun ini dipandang internal klub sebagai talenta generasional yang sanggup menjadi jangkar lini tengah selama bertahun-tahun ke depan.
Meski pendukung City berpeluang melihat aksi perdananya saat bersua Palace, pesan Maresca tetap tegas: klub akan memprioritaskan perkembangan berkelanjutan sang pemain ketimbang menuntut hasil instan.