Manajer Aston Villa, Unai Emery, menepis anggapan bahwa klubnya memiliki hubungan dekat atau bersahabat dengan Chelsea

Emery menegaskan bahwa kedua rival Premier League tersebut tetaplah musuh yang saling bertekad untuk "membunuh" satu sama lain di dalam maupun luar lapangan, meskipun kerap melakukan transaksi transfer pemain dalam beberapa tahun terakhir.  

Hangat di Bursa Transfer

Kedua klub tercatat sangat aktif berbisnis pada bursa transfer musim panas ini. Chelsea memboyong kiper Emiliano Martínez dan penyerang Morgan Rogers ke Stamford Bridge, sementara Villa mengamankan Nicolas Jackson dan Alejandro Garnacho. 

Baca juga: Al-Hilal Resmi Boyong Ollie Watkins dari Aston Villa Senilai £51 Juta

Menjelang laga sengit melawan juara bertahan Premier League Arsenal di Villa Park, Emery menegaskan bahwa aktivitas transfer tersebut murni didasari oleh kebutuhan finansial dan skuad, bukan karena persahabatan antartim.  

"Hubungan baik? Hubungan kami hanya sebatas transaksi bisnis – demi uang dan pemain," tegas Emery. 

"Mereka ingin 'membunuh' kami. Dan kami pun ingin 'membunuh' mereka… Ini sama sekali bukan hubungan yang baik. Tentu saja kami memiliki pemain-pemain bagus dan kami juga bisa merekrut pemain dari mereka, tetapi ini bukan hubungan yang bersahabat. Ini murni kesepakatan uang dan pemain."  

Kekecewaan di Tengah Kepindahan Pilar Utama

Emery mengakui adanya perasaan campur aduk terkait kepindahan para pilar utamanya. 

Meski mengaku senang atas perkembangan karier individu pemain seperti Emiliano Martínez dan Morgan Rogers, juru taktik asal Spanyol itu tidak bisa menyembunyikan rasa gusarnya melihat Chelsea terus mengincar talenta-talenta inti miliknya.  

Baca juga: Aston Villa Amankan Leon Goretzka Secara Gratis

"Mereka merekrut Morgan dan Emiliano Martínez untuk 'membunuh' kami," tambah Emery. "Saya senang untuk Emiliano Martínez, saya senang untuk Morgan Rogers, dan tentu saja saya tahu bahwa saya tidak senang untuk Chelsea."  

Frekuensi kepindahan pemain antara Villa Park dan London Barat, termasuk transaksi sebelumnya yang melibatkan Axel Disasi, Ian Maatsen, Carney Chukwuemeka, hingga Omari Kellyman, memang banyak dipengaruhi oleh dinamika regulasi keuangan dan perombakan taktis. 

Namun, Emery menekankan bahwa begitu kesepakatan rampung, persaingan kompetitif mengesampingkan seluruh kerja sama komersial.  

Fokus Membangun Ulang Skuad

Aston Villa kini berupaya membangun kembali fondasi skuad usai kehilangan sejumlah pemain kunci dari tim yang sukses menjuarai Liga Europa musim lalu. 

Baca juga: Aston Villa Resmi Pinjam Alejandro Garnacho dari Chelsea

Menjelang laga-laga krusial mendatang, Emery fokus mengintegrasikan para rekrutan anyar seperti Leon Goretzka, Zion Suzuki, dan Nicolas Jackson.  

"Saya tahu kami harus membangun ulang tim ini," ujar Emery. “Kami butuh waktu. Namun, kami harus tampil kompetitif pada hari Senin (melawan Arsenal). Kami seharusnya tampil kompetitif saat melawan Brighton hari Minggu lalu, tetapi kami tidak melakukannya. Kami semua bekerja setiap hari secepat mungkin agar siap.”

Pernyataan blak-blakan dari Emery menjadi penegas bahwa di balik transaksi finansial dan pertukaran pemain dalam sepak bola modern, persaingan antarklub papan atas Premier League tetap berjalan keras tanpa kompromi.  

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!