Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Manchester City melayangkan perlawanan sengit terhadap keputusan Komisi Independen Premier League dengan merilis pernyataan resmi yang mengungkapkan rasa "kecewa dan terkejut".
Sikap keras ini diambil raksasa Etihad Stadium tersebut setelah pihak Premier League memecah keheningan dan mengumumkan temuan yang menyatakan klub bersalah atas tuntutan pelanggaran aturan finansial.
Keputusan komisi independen yang dipublikasikan setelah penyelidikan panjang selama delapan tahun menyebutkan bahwa Manchester City terbukti melanggar regulasi keuangan liga.
Respons cepat langsung diberikan manajemen The Citizens yang menegaskan bahwa penilaian komisi tersebut cacat secara hukum, prinsip, maupun fakta.
Dalam rilis resminya, pihak klub menekankan komitmen mereka untuk tetap tidak bersalah dan siap mengajukan banding secara agresif melalui seluruh jalur regulasi dan hukum yang tersedia.
Baca juga: Tebas Tuntut Sanksi Maksimal untuk Manchester City demi Integritas Sepak Bola Eropa
“Manchester City FC merasa kecewa sekaligus terkejut dengan pendapat Komisi Premier League yang telah dipublikasikan hari ini,” tulis City di situs resminya.
“Klub tidak bersalah atas tuduhan yang dilayangkan oleh Premier League, dan terdapat bukti komprehensif yang tak terbantahkan untuk mendukung seluruh posisi Klub terkait kasus ini. Oleh karena itu, Klub akan bersikap gigih, dan proaktif jika diperlukan, di setiap forum regulasi maupun hukum yang relevan.”
Selain menyatakan tidak bersalah, Manchester City juga menyuarakan keprihatinan mendalam terkait proses penilaian yang dinilai belum tuntas serta memuat kekeliruan mendasar. Pihak klub menganggap opini yang diterbitkan oleh komisi tersebut sangat rapuh dan tidak aman secara hukum.
Manajemen City juga menyinggung dedikasi mereka dalam menghormati proses penyelidikan yang telah berjalan hampir satu dekade, sembari melemparkan kritik terselubung mengenai independensi para pengambil keputusan di jajaran eksekutif liga.
“Proses yang dijalankan oleh Premier League masih berlangsung, dengan sejumlah aspek penting yang belum terselesaikan. Manchester City FC kini akan menempuh jalur banding yang tersedia, dengan alasan bahwa pendapat tersebut memuat kekeliruan materiil yang nyata, baik dari segi hukum, prinsip, maupun fakta, serta tidak dapat dipertanggungjawabkan,” lanjut pernyataan tersebut.
Baca juga: ‘Kita Hidup dalam Periode Penipuan’: Pochettino Semprot Kejayaan Manchester City
“Selama delapan tahun, Klub telah secara sungguh-sungguh menghormati prosedur yang berlaku, dengan keyakinan bahwa Dewan dan Eksekutif Premier League akan bertindak sebagai regulator yang independen, imparsial, dan adil, serta bebas dari pengaruh yang memihak.
“Tentu saja, terdapat batasan mengenai apa yang dapat disampaikan lebih lanjut oleh Klub hingga seluruh rangkaian proses di masa mendatang rampung.
Pengumuman putusan ini memicu gelombang spekulasi mengenai potensi sanksi yang dapat dijatuhkan kepada klub, mulai dari denda finansial masif, pengurangan poin, hingga ancaman hukuman terberat. Di sisi lain, beberapa klub pesaing dikabarkan siap menuntut ganti rugi atas kerugian yang mereka alami selama periode pelanggaran yang diselidiki.
Meskipun dinamika hukum ini berpotensi memakan waktu lama di tingkat banding, Manchester City menegaskan akan membatasi pernyataan publik lebih lanjut sampai seluruh proses hukum masa depan benar-benar rampung.