Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Premier League Inggris musim 2026/27 telah melewati lima pekan pertama, dan peta persaingan awal mulai terbentuk dengan sangat jelas. Kompetisi tertinggi di daratan Inggris ini kembali menyajikan drama yang tidak terduga, pergeseran kekuatan taktis dari para manajer baru, serta krisis mengejutkan yang melanda beberapa klub raksasa bersejarah.
Pada bulan September 2026 ini, satu hal yang pasti adalah dominasi absolut dari tim asal kota Manchester.
Manchester City membuktikan bahwa mereka belum kehilangan rasa lapar akan gelar juara. Di bawah arahan taktis manajer Enzo Maresca, tim berjuluk The Citizens ini menyapu bersih lima pertandingan pertama dengan kemenangan sempurna.
Baca juga: Jadwal Manchester United Oktober 2026
Mengantongi 15 poin maksimal dengan rekor memasukkan 13 gol dan hanya kemasukan lima gol, mereka kokoh duduk di singgasana puncak klasemen.
Sang ujung tombak, Erling Haaland, langsung tancap gas dengan menorehkan lima gol di awal musim ini, memastikan Manchester City menjadi satu-satunya tim dengan rekor kemenangan 100 persen.
Tepat di bawah mereka, Arsenal terus memberikan tekanan nyata. Mengumpulkan 12 poin dari empat kemenangan dan satu kekalahan, skuad asuhan Mikel Arteta tetap menjadi penantang gelar yang serius.
Namun, kejutan terbesar di papan atas datang dari pesisir selatan Inggris. Brighton & Hove Albion di bawah komando manajer Fabian Hürzeler berhasil menerobos ke peringkat ketiga dengan torehan 10 poin.
Mereka tidak hanya menang, tetapi juga tampil sangat mematikan di pertahanan lawan. Hal ini terbukti dari status mereka sebagai tim paling subur di liga saat ini dengan lesakan 16 gol, termasuk kemenangan tandang impresif 5-0 atas tim promosi Coventry City pada pertengahan bulan ini.
Di zona papan tengah, publik disajikan sebuah fenomena statistik di mana beberapa tim tangguh mempertahankan rekor tak terkalahkan namun tertahan oleh hasil imbang beruntun.
Brentford, Leeds United, Liverpool, dan Everton sama-sama belum tersentuh kekalahan, mengoleksi dua kemenangan dan tiga hasil seri untuk mengumpulkan sembilan poin.
Sementara itu, Chelsea yang kini memasuki era baru bersama manajer Xabi Alonso masih mencari ritme konsistensi permainan. Mereka tertahan di peringkat kesepuluh, dua tingkat di atas rival klasik mereka, Manchester United, yang kini diasuh oleh Michael Carrick dengan raihan lima poin.
Sorotan paling tajam dan memprihatinkan kini mengarah langsung ke London Utara. Tottenham Hotspur yang diarsiteki oleh Roberto De Zerbi tengah mengalami krisis pembuka musim yang sangat parah.
Baca juga: Kapan Stadion Tottenham Hotspur Dibangun?
Terdampar di posisi juru kunci atau peringkat ke-20, Tottenham gagal meraih satu pun kemenangan dari lima laga perdana. Dengan hanya dua poin di tangan dan lini serang yang tumpul karena baru mencetak dua gol sejauh ini, tekanan di pundak De Zerbi dan kapten Micky van de Ven berada pada titik yang mengkhawatirkan.
Berikut adalah tabel klasemen lengkap Premier League Inggris 2026/27 per bulan September:
Mengingat perjalanan musim yang masih menyisakan 33 pertandingan, konfigurasi klasemen ini dipastikan akan terus bergeser. Namun, drama awal musim ini telah mengirimkan pesan yang sangat jelas bahwa mempertahankan konsistensi di Premier League tetap menjadi tantangan paling brutal di dunia sepak bola.