Gelandang Liverpool, Harvey Elliott, menegaskan kesiapannya untuk memanfaatkan kesempatan kedua di Anfield dan kembali menikmati permainannya setelah melewati masa pinjaman yang menguji mental di Aston Villa

Pemain berusia 23 tahun tersebut bertekad membuktikan kualitasnya di bawah asuhan pelatih anyar The Reds, Andoni Iraola.  

Kesempatan Kedua usai Masa-Masa Sulit di Villa

Elliott dipinjamkan ke Aston Villa pada September lalu dengan klausul kewajiban pembelian permanen seharga £35 juta jika ia berhasil mencatatkan 10 penampilan. 

Namun, kendala regulasi Profit and Sustainability Rules (PSR) serta dinamika internal membuat manajemen Villa membatasi menit bermainnya. Elliott hanya diturunkan sebanyak sembilan kali dengan total 277 menit bermain di semua kompetisi, tepat satu laga di bawah ambang batas penentuan.  

"Saya di sini dan ini adalah semacam kesempatan kedua, jika Anda ingin menyebutnya begitu,” kata Elliott.

Baca juga: Gol Tunggal Rio Ngumoha Amankan Kemenangan Tipis Liverpool atas Wrexham

“Terutama dengan datangnya manajer dan staf kepelatihan baru, ini menjadi momen untuk mengesankan mereka dan masuk ke dalam rencana tim. 

“Secara mental, masa-masa kemarin sangat berat, namun itu adalah pembelajaran yang berharga."

Pembelajaran dan Babak Baru 

Situasi Elliott kian rumit musim lalu karena ia sempat tampil beberapa menit untuk Liverpool pada laga Agustus melawan Newcastle United. 

Hal tersebut membuatnya tidak bisa pindah ke klub ketiga di musim yang sama sesuai aturan FIFA, sehingga ia harus bertahan di Villa Park hingga akhir musim.

Meski melewati periode sulit, Elliott menegaskan tidak menaruh dendam pada Unai Emery maupun manajemen Aston Villa. Ia justru mengambil hikmah dari pengalaman tersebut dan bersyukur bisa merasakan atmosfer keberhasilan Villa menjuarai Liga Europa musim lalu.  

"Saya mendoakan yang terbaik untuk Villa... Sayangnya, situasi ini terjadi, tetapi ini adalah pelajaran berharga. Saya di sini sekarang dan saya berusaha untuk mengamankan posisi saya di tim atau dalam skuad,” tambahnya.

Baca juga: Era Baru Iraola Dimulai: Liverpool Bangkit Tundukkan Sunderland 4-2 di Nashville

"Itu adalah kesempatan bagi saya untuk mengalami sesuatu yang baru, meskipun saya tidak ingin melakukannya, dan saya tidak mengharapkan hal itu terjadi pada pemain lain, karena itu sama sekali tidak menyenangkan.

"Tapi saya tidak menyimpan dendam. Saya sudah melewatinya sekarang. Saya mampu melewatinya dan mencapai sesuatu di akhir musim juga, momen bersejarah lainnya untuk klub, dan menjadi bagian dari itu adalah situasi yang hebat lainnya."

Kini, dalam tur pramusim Liverpool di Amerika Serikat, Elliott tampil menjanjikan di dua laga awal dan menunjukkan semangat baru. Bersama jajaran staf pelatih anyar, sang pemuda Inggris optimistis bisa mengunci satu tempat di skuad utama The Reds menjelang bergulirnya Premier League.  

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!