James Milner Resmi Gantung Sepatu Setelah 24 Tahun Hiasi Premier League
James Milner, pemegang rekor penampilan terbanyak dalam sejarah Premier League, resmi mengumumkan gantung sepatu dari dunia sepak bola profesional pada usia 40 tahun. Keputusan ini menyudahi karier luar biasa sepanjang 24 musim di kasta tertinggi sepak bola Inggris.
Gelandang veteran yang menghabiskan tiga musim terakhirnya bersama Brighton & Hove Albion itu menyampaikan salam perpisahannya yang emosional melalui akun Instagram pribadinya pada Senin kemarin. Milner menyudahi perjalanannya di lapangan hijau dengan catatan fantastis: 658 penampilan di Premier League, melampaui rekor sebelumnya milik Gareth Barry (653) yang ia pecahkan pada Februari lalu dalam laga kontra Brentford.
Perjalanan Epik Sang Legenda
Karier Milner merupakan cerminan dari konsistensi, fleksibilitas taktik, dan profesionalisme tingkat tinggi yang jarang ditemukan di era sepak bola modern.
Lahir di Leeds, perjalanan panjangnya dimulai pada November 2002 ketika ia melakoni debut bersama klub masa kecilnya, Leeds United, di usia yang baru menginjak 16 tahun. Tak lama berselang, ia sempat memecahkan rekor sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah kompetisi.
Baca juga: Sejarah Terukir, Milner Samai Rekor Penampilan Terbanyak Barry di Premier League
Setelah Leeds, Milner terus melanglang buana dan meninggalkan jejak emas di berbagai ruang ganti klub-klub elite Inggris, mulai dari Newcastle United, Aston Villa, Manchester City, hingga Liverpool, sebelum akhirnya berlabuh di Brighton.
“Setelah 24 musim di Liga Premier, rasanya ini waktu yang tepat untuk mengakhiri karier bermain saya,” tulis Milner di Instagram. “Dari melakukan debut untuk Leeds, klub yang saya dukung sejak kecil, pada usia 16 tahun dan menjadi pencetak gol termuda di Premier League, saya tidak pernah membayangkan perjalanan yang telah saya lalui, hingga tidak dapat mengangkat kaki saya tahun lalu dan kemudian kembali menjadi bagian dari Brighton yang lolos ke Eropa untuk kedua kalinya dalam sejarah mereka pada usia 40 tahun.”
Bergelimang Gelar Juara
Sepanjang dua dekade lebih bertarung di level tertinggi, Milner telah memenangi hampir semua trofi bergengsi yang tersedia di level klub. Ia mengoleksi tiga gelar juara Premier League, dua bersama Manchester City dan satu bersama Liverpool.
Masa-masa puncaknya di Anfield di bawah asuhan Jürgen Klopp juga diwarnai dengan trofi UEFA Champions League pada 2019, Piala Dunia Antarklub, Piala Super UEFA, Piala FA, hingga Piala Liga. Di level internasional, Milner mencatatkan 61 caps bersama tim nasional Inggris dan mewakili negaranya di dua edisi Piala Dunia (2010, 2014) serta dua edisi Euro (2012, 2016).
Baca juga: James Milner Ganti Nomor Punggung untuk Mengenang Diogo Jota
Bahkan di usia senja sepak bolanya bersama Brighton, Milner masih mampu memberikan kontribusi krusial. Ia membantu The Seagulls mengamankan tiket kompetisi Eropa untuk kedua kalinya dalam sejarah klub pada akhir musim 2025-2026 yang baru saja usai.
Warisan yang Abadi
Di luar jajaran trofi dan angka-angka statistik, Milner akan selalu dikenang sebagai figur komitmen tanpa pamrih. Baik saat dipasang sebagai gelandang tengah, pemain sayap, hingga bek sayap darurat, ia selalu memberikan performa standar tertinggi.
Reputasinya yang disiplin, termasuk kisah terkenalnya yang tidak pernah menyentuh alkohol sepanjang kariernya, menjadikannya panutan bagi generasi pemain muda.
"Saya meninggalkan dunia sepak bola dengan rasa bangga, rasa syukur, dan kenangan luar biasa yang akan terus membekas seumur hidup," tambah Milner. "Sepak bola telah memberikan jauh lebih banyak hal daripada yang pernah saya bayangkan, dan saya akan selalu berterima kasih atas semua kesempatan yang diberikan."
Dengan pensiunnya James Milner, Premier League kehilangan salah satu pemain terhebatnya. Sebuah standar emas tentang bagaimana seorang profesional sejati harus bersikap, baik di dalam maupun di luar lapangan, kini resmi pamit dari lapangan hijau.