Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Pelatih kepala Southampton, Tonda Eckert, dipastikan tetap memimpin The Saints setelah terhindar dari hukuman skorsing langsung. Komisi disiplin independen Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menjatuhkan sanksi larangan bertugas selama enam pekan yang ditangguhkan hingga akhir musim depan, menyusul investigasi atas skandal 'Spygate' yang mengguncang sepak bola Inggris.
Selain sanksi larangan mendampingi tim yang ditangguhkan tersebut, pelatih asal Jerman itu juga dijatuhi denda sebesar £28.000 serta teguran resmi atas keterlibatannya dalam aksi pengintaian terhadap sesi latihan tim lawan.
Penangguhan sanksi ini berarti hukuman larangan enam pekan tersebut hanya akan aktif apabila Eckert terbukti kembali melakukan pelanggaran serupa. Keputusan ini memberikan kepastian bagi pihak klub, mengingat FA sebelumnya menuntut hukuman skorsing tiga bulan tanpa penangguhan.
Dalam keputusannya, komisi disiplin memberikan apresiasi atas penyesalan mendalam yang ditunjukkan oleh Eckert serta sikap kooperatifnya selama proses penyelidikan sebagai faktor yang meringankan hukuman.
Baca juga: FA Resmi Dakwa Manajer Southampton Tonda Eckert Atas Skandal 'Spygate'
“Tonda Eckert kemudian mengakui tuduhan tersebut, dan Komisi Regulasi independen menjatuhkan sanksi berupa larangan beraktivitas selama enam minggu dalam segala hal yang berkaitan dengan sepak bola, yang penegakannya ditangguhkan hingga akhir musim 2027/28, serta denda sebesar £28.000 dan teguran resmi setelah dilakukannya sidang,” tulis pernyataan FA.
“Sanksi yang ditangguhkan tersebut akan mulai berlaku jika ia terbukti melanggar aturan atau regulasi dengan cara meminta, mengizinkan, mengambil, atau menggunakan informasi yang diperoleh dari pemantauan sesi latihan klub lain, dalam bentuk apa pun pemantauan tersebut dilakukan.”
Eckert sebelumnya mengakui telah menginstruksikan stafnya untuk mengamati dan merekam sesi latihan tertutup beberapa klub pesaing, termasuk Oxford United, Ipswich Town, dan Middlesbrough, menjelang babak play-off Championship.
Skandal Spygate ini telah memberikan dampak finansial dan keolahragaan yang sangat masif bagi Southampton. Sebelum putusan FA terhadap Eckert ini keluar, klub telah dijatuhi sanksi pencoretan dari babak play-off Championship musim lalu oleh EFL, yang menghanguskan peluang promosi ke Liga Premier senilai £200 juta, serta pengurangan empat poin untuk kampanye musim yang sedang berjalan.
Pemilik Southampton dan pimpinan Sport Republic, Dragan Solak, menyambut baik hasil sidang FA tersebut dan menegaskan dukungan penuh bagi Eckert untuk terus memimpin proyek pembangunan tim di St Mary's Stadium.
Baca juga: Manajer Southampton Tonda Eckert Jadi Dalang di Skandal 'Spygate'
“Proses yang dijalani bersama FA telah menjadi pengalaman yang positif. Tonda diberi kesempatan untuk bersikap terbuka dan jujur di hadapan panel, dan panel pun dapat melihat bahwa ia pada dasarnya adalah orang baik yang hanya sempat mengambil keputusan yang keliru,” ujar Solak.
“Hal serupa tidak bisa dikatakan mengenai proses di EFL; cara mereka memperlakukan kami setelahnya adalah sesuatu yang tidak akan kami lupakan. Namun, kini saatnya untuk menatap masa depan yang saya yakini akan sangat cerah bagi klub kami.”
Dengan tuntasnya proses hukum FA ini, Eckert kini dapat memfokuskan perhatian sepenuhnya untuk memimpin Southampton mengarungi persaingan ketat Championship musim ini.