Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Debut kandang Xabi Alonso di Premier League menyajikan drama tingkat tinggi sejak peluit pertama dibunyikan, saat Chelsea mengamankan kemenangan mendebarkan 4-3 atas Brighton & Hove Albion di London Barat. The Blues mengambil kendali penuh sejak awal, menetapkan tempo agresif yang membuat tim tamu kewalahan.
Dalam kurun waktu empat menit, Roméo Lavia memanfaatkan kesalahpahaman fatal antara kiper Brighton, Bart Verbruggen, dan bek Mats Wieffer untuk menceploskan bola ke gawang yang kosong. Sepuluh menit kemudian, Morgan Rogers melakukan akselerasi cepat di sisi kanan sebelum melepaskan umpan silang terukur yang disambar oleh Pedro Neto untuk mengubah skor menjadi 2-0 sebelum The Seagulls sempat bangkit.
Gempuran tuan rumah terus berlanjut melewati setengah jam laga ketika mantan penyerang Brighton, João Pedro, menuntaskan serangan balik cepat yang diinisiasi oleh Jorrel Hato. Mengontrol bola di dalam kotak penalti, pemain asal Brasil tersebut melepaskan tembakan terarah ke sudut bawah gawang untuk memperlebar keunggulan menjadi tiga gol.
Baca juga: Forest Pecahkan Rekor Transfer Klub Demi Boyong Liam Delap dari Chelsea
Meski tertinggal jauh di awal pertandingan, Brighton menolak untuk menyerah. Pada menit ke-35, Malick Yalcouye memperkecil kedudukan lewat tembakan voli spektakuler yang menaklukkan kiper debutan Emiliano Martínez, memberikan secercah harapan bagi skuad asuhan Fabian Hürzeler sebelum turun minum.
Momentum pertandingan berubah tajam setelah jeda ketika Brighton tampil lebih menekan. Pada menit ke-62, umpan silang berbahaya dari Pascal Gross salah diantisipasi oleh João Pedro hingga bola memantul masuk ke gawangnya sendiri, mengubah skor menjadi 3-2 dan menciptakan tensi tinggi menjelang akhir laga.
Baca juga: Manchester United Rampungkan Transfer Baleba senilai £70 Juta dari Brighton
Insiden gol bunuh diri tersebut mencatatkan catatan unik bagi João Pedro, yang menjadi pemain pertama dalam sejarah Chelsea yang mencetak gol, memberikan assist, sekaligus mengemas gol bunuh diri dalam satu pertandingan Premier League. Dengan atmosfer Stamford Bridge yang kian tegang, The Blues sangat membutuhkan gol penenang.
Momen krusial yang ditunggu-tunggu publik tuan rumah akhirnya hadir pada menit ke-74 melalui aksi Cole Palmer. Memotong pergerakan dari sisi kanan, sang gelandang serang melepaskan tembakan melengkung khasnya ke pojok bawah gawang Verbruggen, mengembalikan keunggulan dua gol Chelsea dan menggemuruhkan isi stadion.
Brighton terus memberikan perlawanan gigih hingga detik-detik akhir, di mana Pascal Gross menyundul masuk bola hasil sepak pojok pada menit keenam masa perpanjangan waktu. Kendati demikian, wasit langsung meniup peluit panjang sesaat setelah laga dilanjutkan kembali, memastikan tiga poin krusial bagi pasukan Alonso dalam duel yang sangat liar ini.