Roberto De Zerbi menilai Tottenham Hotspur mulai menunjukkan kebersamaan yang lebih kuat setelah menggelar pertemuan internal untuk membahas situasi tim menjelang laga melawan Manchester United. Pelatih asal Italia itu berharap perubahan sikap dan kekompakan tersebut menjadi fondasi kebangkitan Spurs setelah awal musim Premier League 2026–2027 yang mengecewakan.

Tottenham sempat mengalami tekanan besar setelah gagal meraih kemenangan dalam enam pertandingan pertama mereka di Premier League. Di tengah periode sulit tersebut, De Zerbi meminta para pemain untuk mengevaluasi situasi tim dan mengambil tanggung jawab bersama, alih-alih membiarkan masalah berlarut-larut.

Pertemuan yang berlangsung sehari sebelum lawatan ke Old Trafford itu menjadi salah satu langkah penting untuk memperbaiki suasana di ruang ganti. Tottenham kemudian bermain imbang 1-1 melawan Manchester United pada 10 Oktober, meski harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain. Dominic Solanke mencetak gol penyeimbang pada masa tambahan waktu untuk mengamankan satu poin bagi tim tamu. 

De Zerbi Minta Pemain Berani Mengakui Kesalahan

De Zerbi menjelaskan bahwa pertemuan tersebut memberi kesempatan kepada seluruh anggota tim untuk berbicara secara terbuka mengenai kondisi Tottenham. Menurutnya, langkah pertama untuk memperbaiki keadaan adalah menerima kenyataan dan memahami tanggung jawab masing-masing.

“Kami tidak bisa menerima dan melanjutkan begitu saja jika tidak mau mengakui tanggung jawab,” ujar De Zerbi, merujuk pada pesan yang disampaikannya kepada para pemain dalam pertemuan tersebut. 

Baca juga: Tottenham 3-1 Coventry City: Spurs Raih Kemenangan Perdana

Sang pelatih juga menekankan bahwa Tottenham perlu membangun tim yang benar-benar bermain sebagai satu kesatuan, bukan sekadar kumpulan pemain dengan kemampuan individu yang berbeda-beda. Baginya, kebersamaan harus terlihat ketika tim menghadapi tekanan, baik saat bertahan maupun ketika berusaha mencetak gol.

De Zerbi menilai semangat tersebut mulai tampak ketika Tottenham menghadapi Manchester United. Kendati hasil imbang belum sepenuhnya mengakhiri persoalan mereka, respons para pemain setelah kehilangan keunggulan dan menghadapi situasi sulit memberi tanda positif bagi sang pelatih.

Pemusatan Latihan di Marbella Perkuat Kebersamaan

Setelah pertandingan di Old Trafford, De Zerbi membawa skuad Tottenham ke Marbella, Spanyol, untuk menjalani pemusatan latihan sekaligus mempererat hubungan antarpemain. Kesempatan menghabiskan waktu bersama itu dinilai penting, terutama setelah perubahan besar dalam komposisi skuad dan persiapan pramusim yang tidak berjalan ideal.

De Zerbi bahkan melarang penggunaan telepon seluler saat sarapan, makan siang, dan makan malam agar para pemain lebih banyak berinteraksi secara langsung. Selain berlatih di lapangan, Tottenham menggelar dua atau tiga pertemuan untuk membicarakan sepak bola, kondisi tim, dan tanggung jawab individu.

“Minggu ini terasa penting karena kami menghabiskan waktu bersama dan ingin menjadi layaknya sebuah keluarga,” ujarnya. “Saat pertandingan, jika Anda menghadapi masalah atau situasi yang sulit, Anda harus bermain demi rekan dan saudara Anda, bukan seperti 11 robot yang berada di lapangan.”

Baca juga: ‘Kita Hidup dalam Periode Penipuan’: Pochettino Semprot Kejayaan Manchester City

Berbuah Kemenangan atas Coventry

Upaya membangun kembali kebersamaan Tottenham kemudian mendapat dorongan melalui kemenangan 3-1 atas Coventry City. James Maddison membuka keunggulan sebelum Coventry menyamakan skor melalui Jack Rudoni. Omar Marmoush membawa Spurs kembali unggul, sedangkan Ben Davies memastikan kemenangan lewat gol pada masa tambahan waktu.

Hasil tersebut menjadi kemenangan pertama Tottenham di Premier League musim ini dan mengangkat mereka ke posisi ke-16 dengan enam poin dari tujuh pertandingan. De Zerbi mengakui performa timnya masih bisa ditingkatkan, tetapi ia puas melihat sikap dan semangat para pemain dalam mengamankan tiga poin. 

Kemenangan itu belum otomatis menyelesaikan semua persoalan Tottenham. Konsistensi permainan dan kemampuan menjaga hasil tetap menjadi pekerjaan rumah bagi De Zerbi. Namun, setelah pertemuan internal, hasil imbang melawan Manchester United, dan pemusatan latihan di Marbella, sang pelatih kini memiliki alasan untuk percaya bahwa timnya mulai bergerak ke arah yang benar.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!