Montpellier memilih untuk memecat pelatih mereka, Michel Der Zakarian, usai dibantai oleh Marseille dengan skor 0-5 dalam lanjutan Ligue 1 2024/2025, Senin (21/10) dini hari WIB.

Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh sang presiden, Laurent Nicollin. Ia menyatakan bahwa kabar itu disampaikannya langsung kepada Zakarian di ruang ganti setelah pertandingan.

“Kami tidak bisa mengganti 25 pemain atau lebih. Jadi, sayangnya, saya mengambil inisiatif untuk memberhentikan Michel pada malam ini. Kami berbicara di ruang ganti setelah pertandingan. Saya mengatakan kepadanya semua sudah selesai pada malam ini,” kata Nicollin dikutip dari GFFN.

Montpellier memang tampil buruk pada awal musim ini. Dari delapan pertandingan yang sudah dijalani di Ligue 1, mereka hanya bisa menang satu kali, seri sekali, dan sisanya berakhir dengan kekalahan.

Di klasemen, mereka pun menjadi juru kunci dengan empat poin. Angka tersebut sebetulnya sama seperti Angers yang ada di atasnya. Namun, Montpellier memiliki selisih gol yang juga begitu negatif. Mereka baru bisa mencetak delapan gol dan sudah kebobolan 26 kali.

Zakarian sendiri sudah melatih Montpellier sejak pertengahan musim 2023/2024. Ini merupakan kali kedua sosok asal Armenia tersebut melatih Montpellier karena pernah merasakannya pada 2017 hingga 2021.

Meski begitu, Nicollin juga tidak hanya menyalahkan Zakarian atas hasil minor sejauh ini. Ia juga meminta para pemain untuk ikut bertanggung jawab.

“Saya juga mengatakan kepada para pemain, berkat pekerjaan bagus mereka, mereka membuat pelatih dipecat. Mereka harus mengambil tanggung jawab pada pekan depan melawan Toulouse,” pungkas Nicollin.

Ya, pada Minggu (27/10), Montpellier dijadwalkan menjamu Toulouse, tim yang terpaut dua poin saja dari mereka dan berada di posisi 15 alias zona aman degradasi.