Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Atlético Madrid harus puas bermain imbang 1-1 saat bertandang ke markas VfB Stuttgart dalam lanjutan fase liga Liga Champions 2026-27 di MHPArena, Rabu (21/10/2026) dini hari WIB. Gol Jamie Leweling membawa tuan rumah unggul pada babak pertama, sebelum Julián Álvarez menyamakan kedudukan tak lama setelah jeda.
Hasil ini terasa cukup berharga bagi Atlético setelah mereka kesulitan menghadapi tekanan Stuttgart sepanjang babak pertama. Tim asuhan Diego Simeone bahkan harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain setelah Morten Hjulmand menerima kartu merah langsung pada menit ke-64. Meski demikian, tim tamu mampu mempertahankan hasil imbang hingga peluit panjang.
Stuttgart langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Tekanan tinggi tim tuan rumah membuat Atlético kesulitan membangun serangan dari lini belakang, sementara kiper Jan Oblak harus melakukan sejumlah penyelamatan untuk menjaga gawangnya tetap aman.
Peluang demi peluang tercipta bagi Stuttgart, termasuk melalui Bilal El Khannouss dan Angelo Stiller. Atlético baru mulai memberikan ancaman setelah melewati setengah jam pertandingan, tetapi mereka tetap kesulitan menembus pertahanan lawan.
Baca juga: Gol Kilat dan Kartu Merah Warnai Kemenangan 2-0 Atlético Madrid atas Man United
Dominasi Stuttgart akhirnya menghasilkan gol pada menit ke-36. Jamie Leweling melakukan pergerakan individu di dekat kotak penalti sebelum melepaskan tembakan yang sempat mengenai Hjulmand dan mengecoh Oblak. Bola masuk ke gawang, membawa Stuttgart unggul 1-0.
Atlético gagal memberikan respons berarti sebelum turun minum. Stuttgart pun memasuki ruang ganti dengan keunggulan yang mencerminkan dominasi mereka pada paruh pertama.
Simeone merespons penampilan kurang meyakinkan timnya dengan memasukkan Ademola Lookman pada awal babak kedua. Pergantian tersebut langsung memberikan dampak positif bagi permainan Atlético.
Pada menit ke-47, Lookman menusuk dari sisi kiri sebelum mengirimkan umpan tarik ke area penalti. Álvarez menyambut bola tersebut dengan penyelesaian akurat untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Gol itu mengakhiri paceklik gol Álvarez bersama Atlético yang berlangsung hampir enam bulan. Selain menghidupkan kembali peluang tim tamu, gol tersebut juga mengubah momentum pertandingan setelah Stuttgart sebelumnya lebih banyak mengendalikan permainan.
Baca juga: Atlético Madrid Sindir Aksi Mourinho Usai Panasnya Laga Derbi
Atlético mulai tampil lebih baik dan mampu mengimbangi tekanan tuan rumah. Namun, ketika tim asal Madrid itu terlihat mulai menemukan ritme, mereka justru harus menghadapi pukulan besar akibat kartu merah Hjulmand.
Hjulmand diusir keluar lapangan pada menit ke-64 setelah melakukan tekel berbahaya terhadap Stiller. Wasit Serdar Gözübüyük langsung mengeluarkan kartu merah, memaksa Atlético melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Situasi tersebut membuat Simeone harus mengubah pendekatan permainan. Atlético lebih banyak berkonsentrasi menjaga pertahanan dan berusaha memanfaatkan peluang serangan balik, sementara Stuttgart meningkatkan tekanan untuk mencari gol kemenangan.
Stuttgart hampir kembali unggul melalui situasi bola mati ketika bek tengah Jeff Chabot mendapatkan kesempatan menyundul bola dengan relatif bebas. Namun, peluang tersebut tidak berbuah gol.
Atlético bertahan dengan disiplin pada menit-menit akhir. Simeone juga memasukkan sejumlah pemain untuk memperkuat pertahanan dan membantu timnya mempertahankan satu poin dari lawatan sulit ke Jerman.
Stuttgart terus berusaha memecah kebuntuan, tetapi tidak mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Skor 1-1 akhirnya bertahan hingga pertandingan berakhir.