Gelandang Liverpool, Alexis Mac Allister, mengungkapkan rasa kecewanya yang mendalam usai mengetahui pihak klub tidak menyodorkan perpanjangan kontrak baru kepadanya. Pemain asal Argentina berusia 27 tahun itu secara jujur mengakui sempat memiliki peluang nyata untuk meninggalkan Anfield pada bursa transfer musim panas lalu.  

Pernyataan terbuka tersebut disampaikan Mac Allister dalam sesi konferensi pers menjelang laga pembuka fase liga UEFA Champions League kontra Atlético Madrid. Mantan gelandang Brighton tersebut merasa dedikasi serta performa konsistennya di lini tengah The Reds seharusnya layak mendapatkan kepastian masa depan yang setara dengan rekan-rekan setimnya.  

Mac Allister Sedih dan Cemburu 

Mac Allister merasa situasi yang dihadapinya cukup ironis. Di saat manajemen klub memprioritaskan perpanjangan kontrak jangka panjang bagi dua rekannya di lini tengah, Dominik Szoboszlai dan Ryan Gravenberch, dirinya justru mendapat kepastian bahwa klub belum berada dalam posisi untuk memperbarui ikatan kerjanya.  

"Saya menerima kabar bahwa klub tidak dalam posisi untuk menawarkan kontrak baru kepada saya, yang tentu saja membuat saya sangat, sangat sedih," kata Mac Allister.

Baca juga: Siapa Pemain Terbaik Liverpool Sekarang

"Semua orang bisa melihat bahwa saya memberikan 100% kemampuan saya untuk klub sepak bola ini setiap harinya, baik saat latihan maupun pertandingan. Tentu saja, saya bisa saja tampil sangat bagus ataupun buruk, seperti pemain lainnya, tetapi saya selalu memberikan yang terbaik.

"Saya melihat Dominik dan Ryan memperbarui kontrak mereka dan itu membuat saya sangat senang karena mereka memang layak mendapatkannya. Di saat yang sama, saya merasa agak sedih karena saya tidak mendapatkan kontrak baru. Tentu saja, masih ada waktu.

"Para penggemar tidak perlu khawatir karena saya akan memberikan 100% kemampuan saya hingga hari terakhir saya di sini."

Masih Cinta Liverpool

Kendati sempat dilirik sejumlah klub raksasa Eropa selama bursa transfer, Mac Allister memilih mengesampingkan peluang hengkang. Kontrak kerjanya saat ini masih tersisa dua tahun hingga musim panas 2028.  

Pemain yang turut membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 ini menegaskan bahwa keputusannya bertahan di Anfield didasari oleh kecintaan kepada klub serta keyakinan bahwa skuad asuhan Andoni Iraola memiliki kualitas yang tepat untuk meraih kesuksesan besar musim ini. Ia memastikan kepada para pendukung bahwa isu kontrak tidak akan mengurangi komitmen fisiknya di lapangan.  

"Kami pernah menjuarai Premier League bersama, kami melewati masa-masa sulit bersama, dan saya selalu memberikan yang terbaik; jadi, kita lihat saja nanti apa yang akan terjadi," ujar Mac Allister.

"Menurut saya, saya tidak perlu membuktikan apa pun—tetapi saya harus menunjukkan level permainan saya, dan semoga saja hal itu terwujud.

Baca juga: Liverpool Resmi Datangkan Barcola dari PSG Seharga £123 Juta

"Saya mencintai klub ini. Saya mencintai para penggemarnya. Saya sangat paham bahwa ini adalah klub yang luar biasa dan kota ini memiliki keistimewaan tersendiri. Saya senang berada di sini."

"Ada opsi untuk hengkang pada musim panas ini. Namun, menurut saya saat ini saya berada di klub yang tepat dan memiliki pola pikir yang tepat untuk memberikan 100 persen kemampuan saya bagi klub ini."

Tanggapan Iraola dan Sikap Manajemen

Merespons curahan hati pemain andalannya, pelatih kepala Liverpool Andoni Iraola memilih tidak mencampuri urusan negosiasi finansial antara agen pemain dan jajaran direksi. 

Iraola menegaskan bahwa fokus utamanya adalah membantu para pemain berkembang dan memenangi pertandingan.  

“Saya tidak tahu berapa penghasilan pemain saya. Saya tahu caranya mengembangkan kemampuan pemain saya dan membantu mereka memenangkan pertandingan. Hal yang sama berlaku untuk Alexis dan pemain lainnya,” ungkap Iraola.

Baca juga: Iraola Puji Karakter Liverpool, Namun Soroti Kerapuhan Lini Belakang

“Dia adalah pemain sangat berpengalaman yang telah meraih pencapaian luar biasa, namun saya berharap dia bisa terus berkembang sebagai pemain, dan jika semuanya berjalan lancar, masalah-masalah tersebut akan teratasi.”

Iraola mengaku sangat puas dengan performa serta profesionalisme Mac Allister di laga-laga awal musim ini. Sang manajer optimistis jika Mac Allister terus menunjukkan kapasitas terbaiknya di atas lapangan, kebuntuan proses negosiasi kontrak pada akhirnya akan dapat diselesaikan secara positif.  

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!