Guardiola: Lupakan Derby, Fokus City Kini Kejar Delapan Besar Eropa
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan bahwa timnya telah sepenuhnya melupakan kekalahan menyakitkan dari Manchester United di akhir pekan lalu. Berbicara dalam konferensi pers di Norwegia menjelang laga Liga Champions melawan Bodø/Glimt, Guardiola menyatakan bahwa fokus utama The Citizens kini beralih ke upaya mengamankan posisi delapan besar di klasemen fase liga.
Kekalahan 2-0 di Old Trafford pada Sabtu lalu memang menjadi pukulan telak bagi ambisi City merebut kembali gelar Premier League, namun Guardiola bersikeras bahwa meratapi hasil tersebut hanya akan menghambat kemajuan tim di kompetisi lain.
Tak Ada yang Bahas United
Guardiola menunjukkan sikap tegas saat ditanya mengenai dampak psikologis dari kekalahan dalam laga Derby Manchester ke-198 tersebut. Baginya, mengakui keunggulan lawan adalah langkah pertama untuk bangkit.
"Kami langsung memikirkan kompetisi yang berbeda ini, kesempatan yang kami miliki untuk finis di delapan besar," kata Guardiola.
Baca juga: Derby Manchester Milik United, Arsenal Tertahan di City Ground
"Saya rasa kami tidak membicarakan United sama sekali. Saya tidak meninjau pertandingan itu, tetapi saya tahu sekarang, dan bahkan saat menonton pertandingan di United, mereka lebih baik. Ketika sebuah tim lebih baik, Anda hanya perlu memberi selamat kepada mereka, meningkatkan diri, dan melanjutkan."
Posisi yang Lebih Baik dari Musim Lalu
Optimisme Guardiola didorong oleh fakta bahwa posisi City di Liga Champions musim ini jauh lebih stabil dibandingkan tahun lalu.
Saat ini, Manchester City berada di peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi 13 poin dari enam pertandingan.
Kemenangan melawan Bodø/Glimt di laga penentuan ini hampir dipastikan akan mengunci tiket otomatis ke babak 16 besar tanpa harus melalui jalur playoff.
Guardiola membandingkan situasi ini dengan musim lalu, di mana City sempat terpuruk setelah kalah dari Paris Saint-Germain sebelum akhirnya gugur di babak playoff.
"Dalam pertandingan di Paris itu, kami unggul 2-0, saat itu PSG sudah tersingkir dari kompetisi, lalu kami kalah 4-2 dan setelah itu, sungguh luar biasa, mereka memenangkan Liga Champions dengan layak," kata Guardiola.
"Hari ini kami memiliki 13 poin, kesempatan untuk lolos ke delapan besar, jadi itu cukup alasan untuk fokus pada pertandingan besok, bukan pada apa yang terjadi di masa lalu."
Baca juga: Manchester City Resmikan Kedatangan Marc Guehi dari Crystal Palace
Foden, Guehi, dan Tantangan di Bodo
Di tengah krisis lini belakang akibat cederanya Ruben Dias, John Stones, dan Josko Gvardiol, City mendapat suntikan tenaga baru dengan peresmian Marc Guehi dari Crystal Palace pada hari Senin. Guardiola menyambut baik kedatangan bek berusia 25 tahun tersebut untuk menambal lubang di pertahanan.
Sementara itu, Phil Foden dipastikan tetap tersedia meski mengalami cedera patah tulang kecil di tangannya saat melawan United. Pemain timnas Inggris tersebut akan bermain menggunakan pelindung khusus untuk laga di lapangan sintetis Bodø yang dikenal menantang.
Selain itu, masalah lapangan rumput sintetis di Bodo telah membawa perubahan dalam persiapan City, dengan sesi latihan Senin berlangsung di stadion Aspmyra.
"Tentu saja berbeda. Sejak saya berada di Manchester, saya belum pernah berlatih di stadion ini sebelumnya," kata Guardiola.
"Tetapi mereka harus melihat bagaimana bola memantul, bagaimana dengan umpan pendek, umpan panjang, hal-hal semacam itu. Hidup tidak pernah seperti karpet merah, seberapa cepat Anda menyesuaikan diri dengan kenyamanan situasi, Anda semakin dekat dengan kesuksesan."