Di tengah persiapan menjelang laga penutup fase liga Liga Champions melawan FC Copenhagen, pelatih Barcelona, Hansi Flick, secara terbuka menyatakan optimismenya bahwa Blaugrana akan mengamankan tiket otomatis ke babak 16 besar dengan menembus posisi delapan besar.

Barcelona saat ini berada di peringkat kesembilan dengan koleksi 13 poin, jumlah yang sama dengan penghuni posisi kedelapan, Chelsea. Dengan produktivitas gol yang luar biasa, mencetak 18 gol dari tujuh pertandingan, Barcelona hanya terpaut selisih gol dari zona aman. Bagi Flick, laga di Camp Nou bukan sekadar mencari kemenangan, melainkan tentang menunjukkan otoritas di panggung tertinggi Eropa.

Pede Capai 8 Besar

Dalam konferensi pers pra-pertandingan, Flick menegaskan bahwa timnya tidak akan mencari-cari alasan meski jadwal padat menghimpit. 

“Saya menyukainya. Itulah intinya. Kami memiliki peluang besar untuk finis di delapan besar. Kami akan melakukan segala yang mungkin untuk mencapai ini. Saya menyukai format baru ini,” kata Flick.

“Kami memiliki pertandingan sulit melawan Copenhagen. Kami tidak akan mencari alasan, dan kami bersemangat dan percaya diri.”

Baca juga: Bajak Mutiara La Masia: PSG Resmi Datangkan Dro Fernández dari Barcelona

Kepercayaan diri Flick didukung oleh performa impresif Barcelona di kompetisi domestik, di mana mereka baru saja merebut kembali puncak klasemen La Liga setelah kemenangan telak 3-0 atas Real Oviedo

Flick menilai kedalaman skuadnya saat ini memungkinkan mereka untuk bermain dengan intensitas tinggi selama 90 menit penuh. Kembalinya Ferran Torres dari cedera otot memberikan opsi tambahan di lini serang, meski tim harus tampil tanpa Pedri yang masih dalam pemulihan cedera hamstring dan Frenkie de Jong yang terkena sanksi larangan bertanding.

Mewaspadai Kejutan Kopenhagen

Meskipun Barcelona diunggulkan, Flick tetap memberikan rasa hormat yang besar kepada tim tamu. 

Copenhagen tiba di Spanyol dengan misi pribadi untuk menembus zona playoff (24 besar). Tim asuhan Jacob Neestrup tersebut belum terkalahkan dalam tiga laga terakhirnya di Eropa, termasuk hasil imbang yang solid saat melawan Napoli.

Salah satu ancaman utama bagi pertahanan Barcelona adalah Jordan Larsson, putra dari legenda Barcelona, Henrik Larsson. 

Jordan merupakan pencetak gol terbanyak Copenhagen musim ini dan memiliki motivasi ekstra untuk mencetak gol di stadion tempat ayahnya dulu dipuja. Flick pun menekankan pentingnya menjaga clean sheet sembari mengejar kemenangan dengan selisih gol yang besar.

Baca juga: Pedri Absen Sebulan Akibat Cedera Hamstring, Barcelona Dapat Pukulan Telak

“Saya ingin bermain di level tertinggi kami. Pertama, menjaga gawang tetap bersih dan kemudian mencetak gol. Kami fokus pada permainan kami sendiri, pada apa yang ada di depan kami,” tambah Flick.

“Kita harus melangkah selangkah demi selangkah. Kita harus menghormati Copenhagen, yang memiliki tim fantastis.”

Hitung-hitungan Menuju 16 Besar

Permutasi bagi Barcelona cukup jelas: kemenangan mutlak atas Copenhagen kemungkinan besar akan membawa mereka naik ke posisi delapan besar, tergantung pada hasil yang diraih tim-tim di atas mereka seperti Chelsea, serta Newcastle dan PSG yang saling berhadapan. Kemenangan besar akan sangat membantu dalam urusan selisih gol yang saat ini menjadi pemisah tipis di klasemen.

"Kami fokus pada gaya permainan kami, pada cara kami bermain. Ini adalah Liga Champions, dan ini tentang mencapai level tertinggi kami," ujar Flick. Dengan momentum dari kemenangan atas Slavia Praha di laga sebelumnya dan dukungan penuh dari publik Camp Nou, Barcelona siap mengakhiri fase liga ini dengan catatan manis.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!