Dortmund Amankan Empat Besar usai Menang Telak 4-0 atas Villarreal
Signal Iduna Park kembali menjadi saksi kedigdayaan Eropa Borussia Dortmund. Dalam penampilan yang dominan dan klinis, Die Borussen menghancurkan Villarreal dengan skor telak 4-0 pada laga kelima Fase Liga UEFA Champions League 2025-26, Rabu (26/11) dini hari WIB. Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin, melainkan lonjakan moral dan penegasan ambisi Dortmund di kompetisi kasta tertinggi Eropa.
Hasil fantastis ini melambungkan pasukan Niko Kovač ke peringkat keempat klasemen Fase Liga dengan koleksi 10 poin dari lima pertandingan. Dengan tiga pertandingan tersisa, Dortmund kini berada di posisi yang sangat kuat untuk mengklaim tempat otomatis di Babak 16 Besar (delapan besar), sekaligus meninggalkan Villarreal yang semakin terpuruk di papan bawah.
Gol Kontroversial Serhou Guirassy
Dortmund memulai pertandingan dengan intensitas tinggi, namun Villarreal menunjukkan disiplin pertahanan yang ketat. Segalanya tampak akan berakhir imbang tanpa gol di babak pertama, hingga drama pecah di waktu tambahan.
Baca juga: Haaland Cetak Lawan Mantan, Man City Libas Dortmund 4-1
Pada menit ke-45+2, Dortmund berhasil memecah kebuntuan melalui striker andalan mereka, Serhou Guirassy. Gol tersebut tercipta melalui sundulan jarak dekat, namun diwarnai protes keras dari para pemain Villarreal yang mengklaim adanya handball dari Waldemar Anton sebelum gol terjadi.
Setelah pemeriksaan panjang oleh VAR, wasit tetap mengesahkan gol tersebut, memberikan keunggulan 1-0 yang sangat penting bagi tuan rumah saat jeda.
Kartu Merah Foyth dan Tiga Gol Tambahan
Paruh kedua menjadi mimpi buruk bagi The Yellow Submarine. Hanya tujuh menit setelah kick-off, bek Villarreal, Juan Foyth, menerima kartu merah langsung setelah memblok tembakan Karim Adeyemi di garis gawang dengan tangannya. Pelanggaran fatal ini berbuah penalti untuk Dortmund.
Meskipun eksekusi penalti pertama Guirassy berhasil ditepis oleh kiper Luiz Junior, bola muntah jatuh tepat ke arah sang striker Guinea, yang dengan tenang menyambar bola untuk mencetak gol keduanya pada menit ke-54. Skor berubah menjadi 2-0 dan bermain dengan 10 pemain, tugas Villarreal menjadi nyaris mustahil.
Dortmund tidak mengendurkan serangan. Hanya berselang lima menit, giliran Karim Adeyemi yang mencatatkan namanya di papan skor. Setelah serangan cepat, bola muntah dari pertahanan lawan memantul ke arah Adeyemi, yang melepaskan tembakan kuat ke gawang, membuat skor menjadi 3-0 pada menit ke-59.
Baca juga: Dortmund Bungkam Athletic Club 4-1 untuk Raih Kemenangan UCL Perdana
Penutup Manis di Injury Time
Dortmund bahkan sempat mendapatkan hadiah penalti kedua setelah Adeyemi dijatuhkan di kotak terlarang. Namun, Fabio Silva yang maju sebagai eksekutor gagal memanfaatkan peluang emas tersebut, tendangannya membentur mistar gawang.
Gol penutup tercipta di penghujung laga. Pada menit ke-90+5, umpan silang akurat dari Pascal Gross berhasil ditanduk dengan keras oleh pemain pengganti, Daniel Svensson, menutup pesta gol Dortmund dengan skor telak 4-0.
Kemenangan ini adalah respons yang dicari Dortmund setelah serangkaian hasil imbang dan kekalahan pada laga sebelumnya. Mereka kini memegang kendali penuh atas nasib mereka di Liga Champions, sementara Villarreal (1 poin) harus menerima kekalahan telak yang memastikan mereka terpuruk di papan bawah klasemen.