Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Jose Mourinho menepis tudingan bahwa Arda Guler seharusnya menerima kartu merah saat Real Madrid meraih kemenangan telak 4-1 atas Sevilla pada pekan kesembilan La Liga 2026-2027. Pelatih asal Portugal itu mengaku belum melihat bukti visual yang jelas mengenai dugaan sikutan gelandang asal Turki tersebut terhadap pemain Sevilla.
Kontroversi terjadi ketika pertandingan di Santiago Bernabeu masih berlangsung dengan skor 0-0. Guler terlibat benturan dengan penyerang Sevilla, Peque Fernandez, yang memicu protes keras dari kubu tim tamu. Sevilla menilai pemain Real Madrid itu melakukan sikutan yang pantas diganjar kartu merah langsung.
Wasit tidak mengeluarkan kartu merah setelah insiden tersebut ditinjau melalui VAR. Guler kemudian membuka keunggulan Los Blancos pada menit ke-30, sebelum Kylian Mbappe menggandakan skor tujuh menit berselang.
Real Madrid akhirnya menuntaskan pertandingan dengan kemenangan 4-1 berkat tambahan gol Mbappe melalui penalti dan aksi individu Yan Diomande pada babak kedua. Namun, keputusan wasit terkait Guler tetap menjadi sorotan setelah pertandingan berakhir.
Berbicara dalam konferensi pers seusai pertandingan, Mourinho menegaskan bahwa dirinya belum menemukan rekaman yang memperlihatkan secara jelas insiden yang dipersoalkan oleh kubu Sevilla.
"Tidak ada seorang pun yang bisa menunjukkan kepada saya apa yang mereka klaim telah terjadi," kata Mourinho. "Tidak ada rekaman apa pun. Saya sudah meminta rekaman tayangan televisi, serta rekaman dari staf saya yang memegang kamera taktis, namun saya tidak bisa melihat satu pun gambar yang memperlihatkan kejadian yang dibicarakan itu—hal yang membuat Luis [Garcia Plaza] merasa kesal."
Baca juga: Brace Kylian Mbappe Bawa Real Madrid Hajar Sevilla 4-1
Pelatih Real Madrid tersebut menjelaskan bahwa ia telah meminta staf analis dan pihak televisi untuk memberikan rekaman insiden tersebut. Namun, hingga konferensi pers berlangsung, ia mengaku belum memperoleh gambar yang dianggap cukup jelas untuk menilai tindakan Guler.
Mourinho juga menegaskan bahwa dirinya tidak akan kesulitan mengakui keputusan yang menguntungkan Real Madrid apabila bukti yang jelas tersedia.
"Sejujurnya, jika suatu hari terjadi sesuatu yang menguntungkan kami, saya tidak akan keberatan untuk mengakuinya,” tambahnya.
“Namun, menurut saya, justru hal sebaliknya yang akan lebih sering terjadi; itulah kecenderungannya. Saya belum melihat apa pun. Sampai hari Sabtu nanti, jika ada yang bisa menunjukkan kepada saya bukti visual yang jelas dan objektif mengenai sesuatu yang tidak saya lihat—dan yang menurut pemain saya tidak terjadi—maka saya akan bersedia membahasnya. Tetapi sampai saat itu tiba, tidak ada apa-apa."
Mourinho membuka kemungkinan untuk memberikan tanggapan lebih lanjut apabila mendapatkan rekaman yang objektif. Ia mengatakan akan membahas persoalan tersebut jika bukti yang jelas tersedia sebelum Sabtu.
Mourinho juga mempertanyakan besarnya perhatian yang diberikan terhadap insiden Guler setelah Sevilla kalah dengan selisih tiga gol.
Ia menilai pembahasan mengenai keputusan wasit telah mengambil porsi besar dalam konferensi pers, meskipun Real Madrid tampil dominan dan mencetak empat gol.
"Saya mengerti posisi Luis [Garcia Plaza], dengan tim yang kalah 4-1," ujar Mourinho. "Jika seorang pelatih mendapat empat atau lima pertanyaan mengenai sesuatu yang sebenarnya tidak terjadi, itu justru bagus untuknya."
"Saat kejadian itu berlangsung, saya sempat bilang kepada [asisten pelatih Real Madrid] Pedro [Machado] bahwa saya ingin melihatnya, tetapi saya tidak melihat apa pun. Mungkin ada kamera lain, tetapi sampai saat ini, tidak ada apa-apa."
Baca juga: Mourinho Tegaskan Real Madrid Tak Terhentikan dalam Comeback 4-3 Lawan Roma
"Apakah ada di antara Anda semua yang melihatnya dengan jelas?. Itulah sebabnya saya tidak mengerti mengapa ada obsesi untuk terus menanyakan hal tersebut."
Pernyataan tersebut merujuk pada reaksi pelatih Sevilla, Luis García Plaza, yang secara terbuka menyatakan kekecewaannya terhadap keputusan wasit.
García Plaza menilai timnya semestinya bermain dengan keunggulan jumlah pemain sejak sekitar menit ke-25. Menurutnya, kartu merah bagi Guler dapat mengubah jalannya pertandingan, meskipun ia mengakui hasil akhirnya belum tentu berbeda.
Pelatih Sevilla itu juga menyampaikan bahwa Peque mengaku telah terkena sikutan saat berada di ruang ganti pada jeda babak pertama. Karena itu, ia merasa keputusan wasit menjadi faktor penting yang patut dipertanyakan setelah pertandingan.
Terlepas dari kontroversi tersebut, kemenangan atas Sevilla memberikan dorongan positif bagi Real Madrid menjelang rangkaian pertandingan penting. Los Blancos mengamankan tiga poin di kandang dan mempertahankan tekanan terhadap Barcelona dalam persaingan di papan atas La Liga.
Madrid selanjutnya akan menghadapi RB Leipzig di Liga Champions pada Kamis, 22 Oktober 2026, sebelum menjalani El Clasico melawan Barcelona pada akhir pekan berikutnya.
Mourinho menegaskan bahwa fokusnya saat ini tertuju pada pertandingan Liga Champions terlebih dahulu. Ia tidak ingin perhatian tim teralihkan oleh perselisihan mengenai keputusan wasit ataupun pertandingan domestik berikutnya.
Sementara itu, polemik mengenai Guler masih menyisakan perbedaan pandangan antara kedua kubu. Mourinho menuntut bukti visual yang jelas sebelum memberikan penilaian, sedangkan Sevilla tetap meyakini bahwa insiden tersebut semestinya berujung pada kartu merah.