Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Pelatih anyar Tim Nasional Belanda, Xavi Hernández, berjanji akan menyuntikkan intensitas, gairah, dan ritme permainan yang baik ke dalam gaya bertanding skuad Oranje saat ia bersiap mengawal laga perdananya sebagai manajer di panggung internasional. Juru taktik asal Spanyol tersebut menegaskan komitmennya untuk membangun identitas tim yang berani menekan dan mengambil inisiatif serangan.
Xavi ditunjuk mengarsiteki timnas Belanda lewat kontrak berdurasi empat tahun menggantikan Ronald Koeman yang mundur pasca-kegagalan di Piala Dunia. Meski waktu persiapan menuju jeda internasional tergolong singkat, mantan pelatih Barcelona itu menolak menjadikannya sebagai alasan untuk tampil skeptis.
Dalam sesi konferensi pers perdananya menjelang laga UEFA Nations League, Xavi menggarisbawahi pentingnya menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan mentalitas pemenang di dalam ruang ganti.
"Segalanya baru bagi saya dan staf, jadi langkah awal adalah saling mengenal, mengenal seluruh pemain, serta meyakinkan mereka mengenai gaya permainan kami," kata Xavi.
Baca juga: Negara yang Paling Sering Masuk Final Piala Dunia Tapi Tidak Pernah Juara
"Waktu yang kami miliki tidak banyak. Namun, tidak ada alasan; setiap pelatih menghadapi situasi yang sama.
"Saya ingin memaparkan nilai-nilai yang kami harapkan dari skuad ini. Saya ingin menunjukkan bahwa saya terbuka bagi mereka dan ingin membantu mereka. Saya ingin menikmati proses ini bersama mereka. Kami ingin membangun suasana kekeluargaan dan membentuk tim yang solid. Para pemain harus datang ke tim nasional dengan perasaan bahagia, namun pada akhirnya, tujuan utamanya adalah meraih kemenangan."
Ia menginginkan para pemain datang ke tim nasional dengan rasa gembira namun tetap fokus pada target utama, yaitu meraih kemenangan.
"Anda tidak bisa menjanjikan hasil, tetapi kami akan berupaya keras untuk meraihnya. Namun, saya bisa menjanjikan bahwa kami akan bermain dengan intensitas, semangat, dan ritme yang baik, serta berusaha untuk tampil kompetitif dan mengambil inisiatif dalam permainan. Itu sudah pasti," tambah Xavi.
Baca juga: Xavi Janjikan Sepak Bola Atraktif dan Mentalitas Juara Timnas Belanda
"Akan ada gaya permainan yang berbeda. Saya tidak ingin membanding-bandingkan, dan saya tidak ingin membahas masa lalu. Saya sangat menghormati Ronald. Namun, fokus saya adalah pada saat ini."
Salah satu langkah awal Xavi setelah menjabat sebagai manajer adalah menemui bek senior Virgil van Dijk di Liverpool. Xavi mengonfirmasi bahwa Van Dijk akan tetap memegang ban kapten timnas Belanda dan berencana untuk terus membela negaranya hingga Euro 2028.
"Pertemuan dengan Virgil sangat menyenangkan dan ia sangat jujur. Ia memiliki kapasitas penuh untuk melanjutkan peran ini. Ia seorang pemimpin yang baik, positif, bermotivasi tinggi, dan sangat siap untuk terus memimpin tim ini,” jelasnya.
Ujian perdana Xavi bersama Oranje akan langsung menyajikan ujian berat ketika Belanda berhadapan dengan Jerman di Amsterdam dalam ajang UEFA Nations League. Laga tersebut juga menjadi panggung adu taktik dua pelatih baru, dengan Jerman yang kini berada di bawah kendali Jürgen Klopp.