Pelatih Tim Nasional Inggris, Thomas Tuchel, menegaskan bahwa Jude Bellingham berada dalam performa terbaiknya ketika bermain dengan "sedikit amarah". Pernyataan ini disampaikan sang manajer jelang bentrokan sengit UEFA Nations League menghadapi Republik Ceko di Praha pada Rabu (30/9) dini hari WIB.   

Komentar Tuchel muncul setelah gelandang bintang Real Madrid tersebut memperlihatkan sisi agresifnya saat Inggris menelan kekalahan tipis 2-3 dari Spanyol di Stadion Wembley pekan lalu. Dalam pertandingan tersebut, Bellingham terlibat adu mulut panas dengan rekan seklubnya di Real Madrid, Marc Cucurella, sebelum merespons insiden itu lewat assist ciamik untuk gol Anthony Gordon.   

Api Pertengkaran di Lapangan

Bukannya meminta sang pemain meredam emosinya, Tuchel justru mendorong pemain berusia 23 tahun tersebut untuk terus memanfaatkan intensitas emosional sebagai bahan bakar permainannya di atas lapangan. 

Menurut pelatih asal Jerman itu, provokasi lawan sering kali menjadi pemicu utama yang membakar semangat juang Bellingham.   

"Dia menyukai situasi seperti itu. Penampilannya justru semakin membara jika hal tersebut terjadi. Lebih baik jika dia bermain dengan sedikit amarah. Itulah karakternya. Saya pikir terkadang dia memang sengaja mencari momen-momen seperti itu untuk membakar semangatnya,” kata Tuchel.

Baca juga: Tuchel Tolak Kompromi Menit Bermain Bintang Inggris Jelang Laga Lawan Ceko

Ketika ditanya mengenai insiden adu mulut antara Bellingham dan Cucurella, Tuchel menegaskan bahwa profesionalisme sang gelandang tidak perlu diragukan saat mengenakan seragam The Three Lions.   

"Menurut saya, dia tidak mengenal rekan klubnya saat berada di tim nasional,” jelas Tuchel.

"Dia ingin menang. Dia tidak mengenal rekan setimnya. Dia tetap berteman dengan mereka, tetapi tidak selama 90 menit pertandingan."

Ujian Fisik dan Konsistensi di Praha

Meskipun menderita kekalahan dari juara bertahan Spanyol, Bellingham tampil menonjol dengan menciptakan lima peluang emas dan memenangkan mayoritas duel lini tengah. 

Kinerjanya semakin melengkapi raihan gelar England’s Player of the Year yang disandangnya selama dua musim berturut-turut.   

Menghadapi tantangan berat di markas Republik Ceko, Tuchel mengisyaratkan bakal kembali mengandalkan Bellingham sejak menit awal, meski harus terus memantau kondisi fisiknya di tengah jadwal kompetisi yang padat.

"Itu satu-satunya gaya bermain yang ia miliki; memang begitulah cara dia bermain," ujar Tuchel. "Itu bukan gaya permainan yang hemat energi, tapi kita lihat saja nanti.

Baca juga: Kane Sebut Kekalahan Inggris dari Argentina Jadi Momen Paling Menyakitkan

"Saya tentu ingin dia bisa tampil dalam empat pertandingan. Kekhawatirannya adalah dia belum pernah melakukan itu musim ini di tengah jadwal yang padat seperti sekarang.

"Kami perlu berkonsultasi dengan tim fisioterapis. Kami tidak akan mengambil risiko yang membahayakan Jude. Namun, bicara soal gaya, memang begitulah cara dia bermain."

Inggris membidik kemenangan perdana di panggung UEFA Nations League musim ini untuk mengembalikan kepercayaan diri tim, sekaligus membuktikan bahwa pendekatan agresif yang diusung Bellingham dan Tuchel mampu membawa The Three Lions kembali ke jalur kemenangan.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!