Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Juara dunia lima kali Brasil menunjukkan mentalitas pantang menyerah dan kualitas individu kelas wahid saat bangkit dari ketertinggalan untuk mengunci kemenangan 4-2 atas Australia dalam laga persahabatan internasional di Suncorp Stadium, Selasa (29/9/2026).
Diwarnai aksi saling balas gol serta keributan antarpemain di tepi lapangan pada babak kedua, skuad asuhan Carlo Ancelotti berhasil menaikkan intensitas permainan di saat krusial untuk mengamankan hasil positif.
Seleção langsung menghentak sejak peluit pertama dibunyikan. Pertandingan baru berjalan tiga menit ketika bek kanan Monaco, Vanderson, menuntaskan kerja sama rapi di sisi kanan dengan sepakan terukur yang menembus gawang kiper Australia, Patrick Beach. Gol tersebut menjadi torehan perdana Vanderson bersama tim nasional senior.
Bukannya tertekan, Socceroos asuhan Tony Popovic merespons dengan tekanan tinggi yang merepotkan lini belakang Brasil. Bek Alessandro Circati menyamakan kedudukan memanfaatkan bola muntah dari situasi sepak pojok, sebelum gelandang Connor Metcalfe membuat publik Brisbane bergemuruh lima menit kemudian lewat tembakan jarak jauh spektakuler ke sudut atas gawang.
Baca juga: Ancelotti Coret Neymar, Casemiro, dan Danilo demi Regenerasi Total Brazil
Brasil baru bisa menyamakan skor menjelang akhir babak pertama. Pelanggaran Harry Souttar terhadap Danilo di dalam kotak penalti membuat wasit menunjuk titik putih. Kapten Raphinha yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan dingin untuk mengubah skor menjadi 2-2 sebelum jeda istirahat.
Tensi pertandingan meningkat tajam di pertengahan babak kedua ketika tekel keras pemain pengganti Endrick terhadap Souttar memicu keributan di dekat area teknis. Pemain dari kedua bangku cadangan sempat berkerumun sebelum wasit akhirnya mengendalikan situasi dan memberikan kartu kuning kepada kedua pemain.
Insiden tersebut seolah membakar semangat Tim Samba untuk mengambil alih kendali permainan melalui penguasaan bola yang dominan. Pada menit ke-70, Endrick merancang serangan mematikan dari sisi kanan sebelum mengirim umpan tarik presisi yang diselesaikan lewat sepakan kaki kiri Bruno Guimarães untuk mengubah skor menjadi 3-2.
Baca juga: Konfirmasi Pensiun dari Timnas Brasil, Neymar: Waktu Saya Sudah Berakhir
Vinícius Júnior akhirnya mengunci kemenangan Brasil menjelang laga usai. Penyerang Real Madrid tersebut dijatuhkan Nestory Irankunda di area terlarang, menghasilkan penalti kedua bagi tim tamu yang dieksekusi dengan tenang oleh Vinícius sendiri untuk memastikan skor akhir 4-2.
Kemenangan ini memberikan dorongan positif bagi Ancelotti dalam mematangkan skema taktik dan memadukan para pemain muda ke dalam tim nasional. Sementara itu, Australia tetap mendapat apresiasi atas perlawanan sengit yang mereka berikan jelang menghadapi agenda kompetitif mendatang.