Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Gelombang kecaman terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino kini merambah ke panggung politik tertinggi. Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, secara terbuka menyatakan bahwa dirinya tidak lagi memiliki kepercayaan terhadap kepemimpinan Infantino menyusul skandal penanganan rencana penjualan hak komersial Piala Dunia yang berujung kekacauan.
Berbicara dalam sebuah konferensi pers di Toronto pada hari Rabu, Carney, yang juga merupakan mantan Gubernur Bank of England dan Bank of Canada, mengkritik tajam keputusan Infantino yang merahasiakan proposal bernilai miliaran dolar tersebut dari para penasihat senior, Chief Operating Officer (COO), hingga anggota dewan FIFA sendiri.
Sebagai sosok yang berpengalaman memimpin berbagai organisasi dan lembaga keuangan global, Carney menilai tindakan Infantino melanggar prinsip dasar tata kelola yang baik.
Baca juga: FIFA Mundur dan Minta Maaf Saat Skema Hak Komersial senilai $4,2 Miliar Hancur
Menurutnya, keputusan strategis berisiko tinggi semacam itu seharusnya tidak pernah dipertimbangkan secara sepihak tanpa transparansi penuh kepada jajaran eksekutif utama.
"Gagasan bahwa tata kelola yang baik berarti tidak mengungkapkan hal yang penting kepada penasihat terdekat, direktur operasional, atau sesama anggota dewan... itu fatal, seharusnya dianggap fatal, dan Anda pun kehilangan kepercayaan terhadap orang tersebut," ujar Carney.
"Tentu saja saya tidak lagi menaruh kepercayaan kepada Bapak Infantino setelah kejadian ini, mengingat apa yang telah terjadi serta sifat dari kejadian tersebut."
Pernyataan keras dari pemimpin negara tuan rumah Piala Dunia 2026 tersebut menandai pergeseran politik yang signifikan. Padahal, saat turnamen berlangsung baru-baru ini, Carney terlihat mendampingi Infantino di panggung utama untuk penyerahan trofi di East Rutherford.
Pernyataan Carney bertepatan dengan desakan keras dari legenda sepak bola Portugal, Luís Figo, yang secara terbuka meminta Infantino untuk segera mengundurkan diri. Figo menilai skema privatisasi tersebut sebagai bentuk perilaku paling manipulatif dan merusak integritas organisasi tertinggi sepak bola dunia.
Baca juga: Yordania Tuding FIFA Lakukan Pemerasan demi Dukungan Politik Infantino
Intervensi dari Ottawa ini memiliki bobot politik luar biasa mengingat Carney dikenal memiliki hubungan dekat dengan Presiden CONCACAF asal Kanada, Victor Montagliani. Montagliani kini ramai disebut-sebut oleh banyak pihak sebagai sosok potensial yang didorong untuk menantang Infantino dalam pemilihan Presiden FIFA mendatang.
Meskipun FIFA sempat berusaha meredakan situasi melalui permohonan maaf dan klaim pertunjukan persatuan dari dewan eksekutif di Rabat, kritik terbuka dari seorang kepala pemerintahan memperlihatkan betapa krisis kepemimpinan Infantino kini telah mencapai level yang belum pernah terjadi sebelumnya.