Jerman harus puas bermain imbang 0-0 saat bertandang ke markas Yunani di Stadion Toumba, Thessaloniki, Senin (5/10/2026) dini hari WIB, dalam matchday keempat UEFA Nations League 2026-27. Die Mannschaft tampil dominan pada babak pertama, tetapi gagal memanfaatkan peluang sebelum pertandingan kehilangan intensitas setelah jeda.

Hasil ini membuat Jerman mengoleksi lima poin dari empat pertandingan di Grup A2. Mereka masih tertahan di posisi ketiga, sementara Yunani dan Belanda berada di dua posisi teratas dengan masing-masing delapan poin.

Yunani Mengancam Lebih Dulu, Jerman Dominan

Yunani langsung memberikan ancaman pada menit kedua. Giorgos Masouras mendapatkan peluang emas setelah menyambut umpan silang Konstantinos Tsimikas, tetapi sundulannya berhasil ditepis Jonas Urbig.

Setelah momen tersebut, Jerman mengambil alih kendali pertandingan. Florian Wirtz menjadi salah satu pemain paling aktif dan hampir membuka keunggulan pada menit kedelapan setelah melewati lini tengah Yunani sebelum tembakannya diblok.

Baca juga: Jerman 2-0 Serbia: Wirtz Kunci Kemenangan Perdana Era Klopp

Wirtz kembali berada di pusat serangan pada menit ke-20. Umpan silang Derry Scherhant mengarah kepadanya, tetapi sundulannya justru terhalang Jonathan Burkardt yang berada di jalur bola.

Jerman terus menciptakan peluang. David Raum bahkan hampir mencetak gol setelah memanfaatkan situasi sepak pojok, tetapi tembakannya masih mampu dihentikan Tzolakis.

Pada menit ke-32, Jerman sempat mencetak gol melalui Burkardt. Namun, gol tersebut dianulir karena handball dalam proses pembangunan serangan.

Tekanan Jerman berlanjut hingga mendekati turun minum. Scherhant melepaskan tembakan dari sekitar 16 meter pada menit ke-43 yang hanya melewati sisi tiang, sementara Wirtz dan Burkardt kembali hampir membuka keunggulan pada masa injury time babak pertama.

Meski menghasilkan banyak peluang, Jerman tetap memasuki ruang ganti dengan skor 0-0.

Yunani Bertahan Lebih Dalam Setelah Jeda

Jerman kembali menciptakan peluang pada awal babak kedua ketika Lennart Karl melepaskan tembakan pada menit ke-47. 

Namun, pertandingan kemudian berjalan lebih lambat. Yunani meningkatkan intensitas duel fisik dan berhasil mengganggu aliran serangan Jerman sehingga tim asuhan Jürgen Klopp kesulitan menciptakan peluang bersih seperti pada paruh pertama.

Klopp mencoba mengubah jalannya laga dengan memasukkan Said El Mala dan Nick Woltemade pada menit ke-63. Pergantian tersebut sempat memberikan energi baru, tetapi Scherhant gagal menyelesaikan peluang beberapa saat kemudian setelah menerima rangkaian umpan yang baik.

Yunani juga mulai mendapatkan lebih banyak kesempatan menyerang. Masouras kembali memperoleh peluang melalui sundulan pada menit ke-77, tetapi gagal menemukan sasaran.

Baca juga: Belanda Bangkit dari Tertinggal Dua Gol untuk Tahan Imbang Yunani 2-2

Klopp kembali melakukan perubahan pada menit ke-83 dengan memasukkan Bambasé Conté dan Mika Baur. Strategi tersebut hampir membuahkan hasil ketika peluang kembali tercipta untuk Jerman pada menit ke-87, tetapi Philipp Treu tidak mampu menyelesaikan kesempatan dari jarak dekat.

Yunani bertahan hingga detik-detik akhir dan memastikan Jerman tidak mendapatkan satu pun peluang besar pada fase penutup pertandingan.

Peluit panjang kemudian memastikan skor tetap 0-0. Bagi Yunani, hasil ini menjadi poin penting sekaligus memperpanjang catatan tidak terkalahkan mereka di Grup A2. Mereka sebelumnya juga mengalahkan Jerman 1-0 di Augsburg, sebuah kemenangan yang menjadi kemenangan pertama Yunani atas Die Mannschaft.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!