Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Tim nasional Belanda menunjukkan mentalitas pantang menyerah usai bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengamankan hasil imbang 2-2 saat bertandang ke markas Yunani di Stadion Toumba dalam lanjutan UEFA Nations League 2026-27. Gol telat dari Tijjani Reijnders pada menit ke-89 menjadi penyelamat yang menghindarkan skuad Oranje dari kekalahan.
Tuan rumah Yunani sempat mengejutkan armada asuhan Xavi Hernandez melalui penampilan yang sangat efektif pada babak pertama. Penyerang Fotis Ioannidis membuka keunggulan Ethniki pada menit ke-23 lewat penyelesaian dingin. Menjelang turun minum, Ioannidis kembali berperan krusial saat memberikan umpan matang yang diselesaikan oleh Giorgos Masouras pada menit ke-45+1, membawa Yunani unggul 2-0 hingga jeda.
Memasuki babak kedua, pelatih Belanda Xavi Hernandez merespons dengan melakukan tiga pergantian pemain sekaligus, memasukkan Tijjani Reijnders, Noa Lang, dan Ryan Gravenberch.
Baca juga: Jerman 0-1 Yunani: Gol Tunggal Kourbelis Beri Kekalahan Perdana Klopp
Perubahan taktis tersebut mengubah alur permainan secara drastis, membuat Belanda mendominasi hingga 76 persen penguasaan bola dan mengurung lini pertahanan tuan rumah sepanjang babak kedua.
Gelombang serangan tim tamu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-59 ketika kapten Virgil van Dijk menyundul umpan silang Joey Veerman untuk memperkecil kedudukan menjadi 1-2. Belanda sempat mencetak gol melalui Denzel Dumfries beberapa menit kemudian, namun dianulir oleh wasit karena posisi offside.
Tekanan tanpa henti dari Belanda akhirnya memuncak menjelang akhir laga. Menerima umpan di tepi kotak penalti pada menit ke-89, Reijnders melepaskan tembakan voli terukur yang menembus gawang Konstantinos Tzolakis, mengubah skor menjadi imbang 2-2.
Baca juga: Cody Gakpo Absen Bela Belanda Akibat Cedera Pergelangan Kaki
Hasil imbang ini menjaga posisi Belanda di peringkat kedua klasemen sementara grup UEFA Nations League 2026-27, sekaligus menegaskan ketangguhan mentalitas Oranje dalam situasi tertekan.