Iran Dua Kali Bangkit Demi Amankan Hasil Imbang 2-2 Lawan Selandia Baru
Iran berhasil memaksakan hasil imbang 2-2 setelah dua kali tertinggal melawan Selandia Baru dalam laga Grup G Piala Dunia 2026 yang berlangsung sengit di SoFi Stadium. Hasil ini membuat persaingan di grup menjadi sepenuhnya terbuka, sekaligus menegaskan ketangguhan mental Team Melli di hadapan 70.000 penonton.
Pertandingan ini tidak hanya menyajikan duel taktik di lapangan, tetapi juga diselimuti atmosfer emosional yang tinggi mengingat California merupakan rumah bagi komunitas diaspora Iran terbesar. Meski didera kelelahan fisik akibat baru tiba di Amerika Serikat dan situasi non-teknis yang membayangi, para pemain Iran menunjukkan determinasi luar biasa untuk mengamankan satu poin penting dari laga ini.
Gol Cepat Elijah Just
Selandia Baru, yang kembali ke panggung Piala Dunia setelah absen selama 16 tahun, langsung menggebrak sejak menit pertama. Pada menit ke-7, umpan lambung terukur dari lini belakang berhasil dikuasai oleh striker veteran Chris Wood. Dengan kekuatan fisiknya, Wood menahan bek lawan sebelum menyodorkan umpan matang kepada Elijah Just. Winger Motherwell berusia 26 tahun tersebut langsung melepaskan tendangan voli rendah yang gagal dihalau oleh Alireza Beiranvand, membawa Selandia Baru unggul 1-0.
Baca juga: Infantino Tegaskan Iran Tetap Main di Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat
Gol tersebut mengubah jalannya babak pertama. Selandia Baru bermain lebih percaya diri, dipimpin oleh Sarpreet Singh yang mengatur ritme permainan dari lini tengah. Di sisi lain, Iran yang sempat kehilangan ritme kompetitif akibat kompetisi domestik mereka yang sempat terhenti, perlahan mulai bangkit. Kapten Mehdi Taremi hampir menyamakan kedudukan ketika tembakan kerasnya dari jarak 20 yard membentur tiang gawang Max Crocombe.
Gol penyeimbang akhirnya lahir pada menit ke-32. Memanfaatkan kemelut di dalam kotak penalti dari skema serangan bertubi-tubi, bek sayap Ramin Rezaeian bergerak cepat menyambar bola liar dengan sepakan luar kaki yang akurat untuk mengubah skor menjadi 1-1 hingga turun minum.
Saling Balas Gol di Babak Kedua
Memasuk babak kedua, jalannya pertandingan tetap berjalan dengan intensitas tinggi. Pada menit ke-54, Selandia Baru melancarkan serangan balik mematikan yang mengeksploitasi celah di lini pertahanan Iran. Chris Wood kembali menjadi kreator dengan melepaskan umpan kepada Elijah Just, yang dengan tenang mencungkil bola melewati Beiranvand.
Gol ini membawa Selandia Baru kembali unggul sekaligus menobatkan Just sebagai pemain Selandia Baru pertama yang mencetak dua gol dalam satu pertandingan Piala Dunia.
Namun, mentalitas pantang menyerah Iran kembali berbicara sepuluh menit berselang. Pada menit ke-64, Ramin Rezaeian yang sebelumnya mencetak gol, kini memberikan asis.
Dari sisi kanan, ia melepaskan umpan silang lambung ke depan gawang. Mohammad Mohebi melompat paling tinggi untuk menyundul bola masuk ke gawang setelah sempat membentur tiang, menyamakan skor menjadi 2-2.
Baca juga: Lukaku Jadi Pembeda, Belgia Selamat dari Kekalahan usai Ditahan Imbang Mesir
Persaingan Sengit di Grup G
Sisa waktu pertandingan diwarnai oleh jual beli serangan dari kedua tim, namun skor imbang bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Hasil ini membuat konformasi Grup G menjadi sangat ketat setelah di pertandingan lain Belgia dan Mesir juga bermain imbang 1-1. Saat ini, keempat tim di Grup G mengoleksi poin yang sama.
Selandia Baru selanjutnya akan bertolak ke Vancouver untuk menghadapi Mesir pada 22 Juni, sementara anak asuh Amir Ghalenoei akan tetap berada di Los Angeles untuk bersiap menghadapi tim favorit grup, Belgia, pada hari yang sama.