Pelatih Boston Celtics, Joe Mazzulla, menegaskan bahwa timnya tidak memiliki tekanan apa pun untuk mempertahankan gelar NBA pada musim 2024-2025.

Seperti diketahui, pada musim lalu, Celtics memang berhasil menjadi juara sekaligus mengakhiri puasa gelar yang sudah berlangsung sejak 2008.

Prestasi tersebut juga sekaligus membuat mereka menjadi tim dengan gelar terbanyak dalam sejarah NBA. Celtics kini telah mengoleksi 18 piala, melewati Los Angeles Lakers yang memiliki 17 trofi.

Dengan kualitas tim serta usia mereka yang relatif muda, publik pun menaruh ekspektasi kepada Celtics untuk bisa membangun dinasti. Namun, Mazulla menekankan bahwa dirinya dan tim tidak memedulikan itu semua.

Baginya, mereka sudah memberikan usaha terbaik yang terbukti dari gelar juara tersebut. Bahkan, sebelum prestasi ini, di bawah asuhannya Celtics pun sebetulnya sempat melaju ke final, yaitu pada 2022. Sayangnya, mereka kalah dari Golden State Warriors.

“Kita semua akan mati. Jadi, hal tersebut (tekanan) tidak penting lagi. Tidak ada tekanan. Anda memiliki kesempatan untuk membawa organisasi ini maju, menggandakan tradisi dan sejarah yang sudah dimiliki organisasi ini,” kata Mazula dikutip ESPN.

“Apa lagi yang anda duga selain orang lain berharap anda menang setiap saat? Ini bukanlah tekanan. Tidak ada apa pun yang bisa dilakukan oleh orang-orang yang ada di lingkaran ini kepada saya yang akan berdampak kepada identitas saya sebagai pelatih dan manusia,” tegasnya.

Pada Rabu (23/10) pagi WIB, Celtics pun akan membuka NBA musim 2024-2025 dengan menjamu New York Knicks di TD Garden.