Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Dalam edisi Derbi Nusantara yang berlangsung sengit dan bertekanan tinggi, 10 pemain tim nasional Indonesia menyajikan pertahanan heroik untuk menahan imbang rival abadi Malaysia 0-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Senin malam dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026.
Pertarungan sengit di Grup A ini memenuhi ekspektasi panasnya derbi, diwarnai bentrok taktik berintensitas tinggi, intervensi Video Assistant Referee (VAR), hingga penyapuan bola tepat di garis gawang pada masa injury time. Hasil imbang ini membuat kedua rival regional tersebut tetap memiliki poin sama di puncak klasemen sementara grup jelang laga pamungkas.
Tim nasional Indonesia besutan John Herdman mengawali laga dengan ambisi menjaga momentum positif usai meraih kemenangan atas Singapura di laga perdana.
Namun, Malaysia yang ditukangi Tan Cheng Hoe menerapkan tekanan tinggi sejak peluit pertama, mengandalkan kelincahan pemain sayap Arif Aiman untuk menciptakan ancaman dari sisi kanan. Penjaga gawang Maarten Paes harus bekerja keras sejak awal, melompat menepis tembakan berbahaya dari Arif.
Baca juga: Indonesia 2-0 Singapura: Tim Garuda Buka FIFA ASEAN Cup dengan Kemenangan
Dinamika pertandingan berubah drastis pada menit ke-37. Gelandang Thom Haye melakukan pelanggaran keras terhadap Arif Aiman di dekat lingkaran tengah. Wasit Ko Hyung-jin awalnya melayangkan kartu kuning, namun setelah meninjau tayangan VAR, ia mengubah keputusannya menjadi kartu merah langsung.
Merespons hukuman tersebut, Herdman memasukkan Ivar Jenner sebelum jeda untuk menata ulang skema taktis agar Indonesia mampu bertahan hingga babak pertama usai.
Unggul jumlah pemain membuat Malaysia mendominasi 63 persen penguasaan bola di babak kedua dan melepaskan 18 tembakan ke gawang Indonesia. Meski terus dikurung gelombang serangan lawan, benteng pertahanan Indonesia yang dikawal Maarten Paes tampil luar biasa.
Paes mencatatkan delapan penyelamatan krusial sepanjang 90 menit untuk menggagalkan peluang emas Faisal Halim dan Paulo Josué.
Puncak drama terjadi di masa injury time. Bek Malaysia Dion Cools melepaskan tembakan voli menyusur tanah di dalam kotak penalti yang gagal dijangkau Paes dan menggelinding menuju gawang.
Baca juga: Herdman Minta Maaf dan Janji Lakukan Perbaikan Usai Indonesia Dilibas Vietnam 0-3
Tepat ketika gol tampak tak terelakkan, bek tengah Indonesia Justin Hubner melakukan aksi sliding clearance tepat di garis gawang untuk menggagalkan peluang emas Malaysia sekaligus mengamankan rekor nirbobol.
Hasil imbang tanpa gol ini membuat Malaysia dan Indonesia sama-sama mengoleksi empat poin di puncak klasemen Grup A. Malaysia berhak menduduki posisi teratas berkat keunggulan selisih gol (+3 berbanding +2), di saat kedua tim bersiap menatap laga penentu pada Kamis mendatang, di mana Indonesia akan berhadapan dengan Bangladesh sementara Malaysia bersua Singapura.