Cristian Chivu mengakui Inter Milan berisiko menghadapi masalah besar akibat gagal memaksimalkan dominasi serangan mereka, dan hanya mengandalkan gol tunggal Hakan Çalhanoğlu untuk mengunci kemenangan 1-0 atas Cagliari di Stadion Unipol Domus.

Meskipun mencatatkan 31 tembakan ke arah gawang dan mengantongi expected goals (xG) sebesar 3,9, Nerazzurri tetap memberikan ruang bagi Cagliari untuk menebar ancaman penyama kedudukan di menit-menit akhir pertandingan di Sardinia. Kemenangan ini membawa Inter tetap kokoh di puncak klasemen Serie A dengan raihan enam poin sempurna dari dua laga, melanjutkan tren positif usai menundukkan Monza di pekan pembuka.

Peringatan Atas Peluang yang Terbuang

Berbicara kepada Sky Sport Italia seusai laga, Chivu mengungkapkan perasaan campur aduk terkait performa timnya. Ia meluapkan kekecewaannya atas banyaknya peluang emas yang terbuang, sembari memaklumi kondisi fisik para pemain di tengah padatnya agenda.

"Ini adalah tipe laga klasik di mana jika Anda tidak segera menyelesaikannya, Anda bisa masuk ke dalam masalah," tegas Chivu. 

Baca juga: Gol Cepat Çalhanoğlu Bawa Inter Milan Menang Tipis 1-0 atas Cagliari

“Permainan kami sempat agak kacau dan renggang di babak kedua, kami panik sendiri. Kami menciptakan banyak peluang, jadi kalau ada yang disesalkan, itu adalah kegagalan kami dalam memanfaatkan lebih banyak dari sekian banyak peluang mencetak gol tersebut.”

Chivu menambahkan bahwa meski harus menderita di menit-menit akhir bukanlah hal yang ideal, amankan tiga poin sembari mengasah kebugaran skuad tetap menjadi prioritas utama di awal musim ini.

Stones dan Jones Hadirkan Pengalaman Kelas Atas

Pertandingan ini juga menjadi panggung debut di babak kedua bagi dua rekrutan anyar dari Premier League, John Stones dan Curtis Jones, yang masing-masing mendatangkan kualitas dari Manchester City dan Liverpool. 

Stones langsung memberikan dampak defensif secara instan, memenangkan seluruh duel udara (6 dari 6) serta mencatatkan enam clearance penting demi menjaga keperawanan gawang Inter.

Baca juga: Inter Milan Kian Dekat Amankan Djed Spence dari Tottenham Hotspur

Chivu memuji ketenangan kedua pemain di bawah tekanan, serta menilai pengalaman mereka di level tertinggi sebagai aset krusial bagi evolusi taktis Nerazzurri.

"Mereka memiliki kualitas dan pengalaman, datang dari Manchester City dan Liverpool, jadi bermain di bawah tekanan tinggi sudah menjadi makanan sehari-hari bagi mereka," jelas Chivu. 

"Mereka hanya perlu menemukan kembali tingkat kebugaran terbaik mereka. John mungkin butuh sedikit keberanian lagi untuk beradaptasi dengan gaya sepak bola kami, tetapi saya tidak memiliki keluhan sama sekali soal sikap mereka. Mereka memberikan jiwa dan antusiasme di lapangan, jadi kami sangat senang memiliki mereka."

Secara khusus mengenai Jones, Chivu menyoroti profil unik sang gelandang: "Di lini tengah, kami sudah lama mempertimbangkan Curtis Jones karena intensitas, determinasi, dan ketenangannya saat menguasai bola."

Menatap Pertempuran di Eropa

Juru taktis asal Rumania tersebut menyadari tantangan besar dalam mengelola skuad yang mengalami perombakan signifikan usai ditinggal lima pemain utama musim panas ini. 

Dengan jadwal Serie A yang kian ketat serta laga tandang bergengsi di Liga Champions melawan Real Madrid arahan José Mourinho di Santiago Bernabéu yang sudah di depan mata, Chivu menekankan pentingnya menjaga momentum dan moral tim.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!