Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Pelatih kepala anyar Manchester City, Enzo Maresca, mengonfirmasi bahwa klubnya dipastikan bakal terus bergerak aktif di bursa transfer musim panas sebelum tenggat waktu resmi ditutup. Ketegasan tersebut disampaikan Maresca setelah laga debut resminya berujung kekalahan pahit 0-3 dari Arsenal pada ajang FA Community Shield di Principality Stadium, Cardiff.
Kekalahan telak dari sang juara bertahan Premier League mengekspos sejumlah celah di kedalaman skuat The Citizens, terutama di lini tengah yang tampil tanpa sang jenderal Rodri.
Maresca menegaskan bahwa rencana mendatangkan pemain anyar bukanlah bentuk reaksi emosional atas kekalahan dari Arsenal, melainkan bagian dari evaluasi taktis yang telah dirancang sejak awal.
Baca juga: Arsenal Hancurkan Manchester City 3-0 untuk Angkat Trofi Community Shield 2026
"Kami sudah tahu apa yang perlu kami lakukan bahkan sebelum pertandingan. Pemikiran kami tidak berubah, baik saat kami kalah maupun menang," kata Maresca.
"Kami sangat paham apa yang harus dilakukan, dan pastinya kami akan melakukan sesuatu sebelum bursa transfer ditutup."
Lini tengah menjadi fokus perhatian utama menyusul spekulasi kepindahan Rodri ke Barcelona. Kendati City telah memecahkan rekor transfer klub dengan mendaratkan Elliot Anderson seharga £116 juta dari Nottingham Forest, Maresca dinilai masih membutuhkan tambahan pengatur ritme di lini vital.
Manajemen Manchester City dilaporkan sedang mematangkan negosiasi untuk memboyong gelandang bertalenta berusia 18 tahun milik Lille, Ayyoub Bouaddi, dalam kesepakatan yang diperkirakan bernilai £85 juta. Selain itu, nama Enzo Fernández dari Chelsea juga terus dikaitkan dengan kubu Etihad.
"Dia masih pemain Lille. Namun, untuk setiap rekrutan atau pemain baru, tentu saja lebih baik jika mereka bisa segera bergabung," ujar Maresca soal Bouaddi.
Baca juga: Chelsea Siapkan Tenggat Waktu Banderol £120 Juta untuk Enzo Fernández
"Jika mereka mulai berlatih bersama kami secepat mungkin, akan lebih baik agar mereka juga bisa memahami cara bermain yang kami inginkan."
Kekalahan di Community Shield menjadi sinyal awal yang berat bagi proses transisi Manchester City pasca-era Pep Guardiola. Gol-gol dari Riccardo Calafiori, Kai Havertz, dan Martin Ødegaard memperlihatkan masih banyaknya pekerjaan rumah bagi Maresca untuk menyatukan skema permainan anak asuhnya.
Manchester City kini memacu waktu untuk melakukan perbaikan serta menyelesaikan manuver transfer sebelum mengawali petualangan mereka di pekan perdana Premier League akhir pekan ini.