Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Direktur Olahraga Newcastle United, Ross Wilson, secara terbuka menegaskan pada hari Jumat bahwa klubnya sama sekali tidak pernah memiliki niat atau rencana untuk menjual kapten tim, Bruno Guimarães. Pernyataan ini dilontarkan menjelang kepindahan gelandang tim nasional Brasil tersebut bernilai £75 juta menuju sang juara bertahan Premier League, Arsenal.
Berbicara kepada para wartawan di kamp pelatihan pra-musim Newcastle di Spanyol, Wilson meluruskan spekulasi yang beredar mengenai masa depan gelandang berusia 28 tahun tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak klub, termasuk jajaran pemilik, sangat ingin mempertahankan Guimarães sebagai pilar utama tim.
Wilson menjelaskan bahwa keputusan berat ini terpaksa diambil setelah Guimarães menyampaikan secara langsung dan emosional mengenai hasratnya untuk mencari tantangan baru.
Berbeda dengan kasus pemain lain yang sering kali memaksakan transfer lewat aksi mogok latihan, sikap profesional dan penuh rasa hormat yang ditunjukkan Guimarães menjadi pertimbangan utama manajemen dalam melunakkan pendirian mereka.
"Kami tidak ingin menjual Bruno. Menjual Bruno bukanlah bagian dari rencana. Tak satu pun dari kami — ataupun pihak pemilik — ingin menjual Bruno," kata Wilson.
Baca juga: Newcastle United Resmi Tunjuk Matthias Jaissle Sebagai Pelatih Baru
"Dia adalah kapten kami, sosok yang sangat penting bagi kami; dan soal perdebatan mengenai harganya — itu adalah nilai transfer rekor dunia untuk pemain seusianya.
"Hal yang harus kami pertimbangkan — dengan tetap menghargai sikap Bruno terhadap kami, serta mempertimbangkan sisi emosionalnya juga — adalah kenyataan bahwa dia secara jelas menyatakan keinginannya untuk pergi dan melangkah ke tahap berikutnya."
Wilson menambahkan bahwa kesepakatan bernilai rekor untuk pemain di usia Guimarães ini akhirnya menjadi kompromi terbaik ketika tawaran resmi Arsenal mencapai angka yang ditetapkan manajemen.
Kepergian Guimarães menambah daftar panjang cobaan yang dialami Newcastle United sepanjang bursa transfer musim panas ini. Sebelum sang kapten melangkah keluar, The Magpies sudah lebih dulu kehilangan bintang-bintang utama mereka seperti Anthony Gordon dan Sandro Tonali.
Guncangan makin terasa pekan lalu saat manajer Eddie Howe memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya, yang kemudian disusul oleh penunjukan Matthias Jaissle sebagai pelatih kepala baru pada pertengahan pekan.
Baca juga: Newcastle United Resmi Amankan Lukas Hornicek Senilai £25,7 Juta dari Braga
Meskipun harus kehilangan sosok pemimpin di ruang ganti yang mempersembahkan gelar Carabao Cup 2025 lalu, Ross Wilson menegaskan bahwa Newcastle akan tetap fleksibel dan bergerak cepat di sisa bursa transfer demi memastikan skuad Jaissle tetap kompetitif menyongsong laga pembuka Premier League melawan Liverpool.
"Tidak ada gunanya mengatakan bahwa (transfer) itu merupakan bagian dari strategi atau rencana kami musim panas ini—kenyataannya tidak demikian. Namun, kami harus fleksibel dan bereaksi terhadap situasi yang terjadi," tambah Wilson.
"Mungkin kami memang berencana merekrut satu pemain tertentu, tetapi karena kami gagal mendapatkannya, kami beralih ke pemain lain. Kami hanya bisa bersikap jujur mengenai hal itu."